UTAMA

Melia Hotel Mengusung Konsep Leisure

 GRAND OPENING. Wagub Sulsel, Agus Arifin Nu'mang menyaksikan penandatanganan prasasti grand opening Melia Hotel Makassar, Jl Andi Mappanyukki No17 Makassar, Kamis (28/7/16.JUSUF WAHID/UPEKS


GRAND OPENING. Wagub Sulsel, Agus Arifin Nu’mang menyaksikan penandatanganan prasasti grand opening Melia Hotel Makassar, Jl Andi Mappanyukki No17 Makassar, Kamis (28/7/16.JUSUF WAHID/UPEKS

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Satu lagi hotel bertaraf internasional bintang empat beroperasi di Kota Makassar. Adalah Hotel Melia Makassar yang berlokasi di Jl Andi Mappanyukki No17 Makassar.

Hotel yang hadir dengan mengusung konsep Leisure dan merupakan hotel ke-6 yang di kelola Melia Hotels Internasional.

Grand Opening hotel berlantai 21 tersebut yang berlangsung Kamis (28/7/16) ini dihadiri Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’Mang, Ketau PHRI sulsel Anggiat Sinaga, dan beberapa General Manager hotel di Kota Makassar.

Wagub Sulsel, Agus Arifin Nu Mang mengatakan, kehadiran hotel Melia Makassar merupakan angin baru terhadap pertumbuhan hotel di Makassar. Saat ini sudah hampir 38 hotel yang opening, itu berarti pertumbuhan perkonomian di kota Makassar sangat berkembang baik.

“Oleh karena itu, untuk menjaga pertumbuhan itu apa yang dimiliki Sulsel tentunya harus dijaga dengan baik, agar para wisatawan baik lokal maupun internasional tertarik untuk melakukan perjalanan ke Sulsel,” katanya.

Sementara itu, Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga menjelaskan pertumbuhan perhotelan di Makassar semakin menggeliat. Tahun ini, terdapat 13 hotel siap opening, itu berarti Sulsel terlebih Khusus Makassar merupakan tujuan utama para investor melakukan investasi perhotelan.

Menurutnya, jika hotel dan restoran bergerak dengan baik, pemerintah akan menikmatinya melalui pajak, terlebih lagi penyerapan tenanga kerja lokal yang diberdayakan. “Jelas ini akan membantu pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran,” ujarnya.

Di tempat yang sama, General Manager Melia Hotel Makassar, Muhammad Yuslan mengatakan, membangun hotel di Makassar merupakan langkah yang tepat. Sebab Makassar merupakan kota kuliner dan pariwisata yang banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara, juga sebagai salah satu Hub menuju destinasi baru di bagian Indonesia timur. Seperti Raja Ampat, Wakatobi, Bunaken dan pulau Morotay.

“Kami melihat kota Makassar mengalami pertumbuhan ekonomi pertahun sekitar 28% selama beberapa tahun terakhir. Dan kami melihat kebutuhan signifikan bagi wisatawan bisnis maupun Leisure. Dengan peluang itu, kami melakukan investasi dengan harapan Melia akan menjadi hotel tujuan utama bagi para wisatawan internasional, hingga lokal dan bahkan para pebisnis,” ungkapnya.

Yuslan berharap, kehadiran hotel Melia akan menjadi pelengkap dan tujuan utama para masyarakat kota Makassar terlebih para pebisnis yang melakukan perjalanan. Dan juga Melia hotel akan menambah pendapatan pemerintah daerah melalui pajak. (edo/rif)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!