PILKADA

KPUD Takalar Menolak Uji Publik

 PETUGAS PILKADA. Ketua KPUD Kabupaten Takalar Jussalim Sammak saat melantik anggota PPK dan PPS Pilkada 2017. KPUD mengelola anggaran Pilkada sebesar Rp15 miliar. JAHARUDDIN/UPEKS


PETUGAS PILKADA. Ketua KPUD Kabupaten Takalar Jussalim Sammak saat melantik anggota PPK dan PPS Pilkada 2017. KPUD mengelola anggaran Pilkada sebesar Rp15 miliar.
JAHARUDDIN/UPEKS

Penggunaan Anggaran Pilkada Disebut Tidak Transparan

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Takalar menolak melakukan uji publik terkait penggunaan anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Diketahui KPUD mengelola anggaran Pilkada Takalar 2017 sebesar Rp15 miliar. Menurut Ketua KPUD Kabupaten Takalar, Jussalim Sammak, uji publik penggunaan anggaran Pilkada bukan sebauh kewajiban yang harus dilakukan.

Meski begitu, pihaknya siap mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran tersebut. ”Uji publik bukan keharusan dan tentunya penggunaan anggaran di KPU siap kami pertanggungjawabkan,” pungkas Jussalim, kemarin.

Sebelumnya, pemerhati Pilkada Takalar, Ahmad Azis Daeng Ngalle menyebut KPUD Kabupaten Takalar tidak transparan dalam penggunaan anggaran Pilkada. Pasalnya, menjelang tahapan penyelenggara belum juga melakukan uji publik terkait peruntukan anggaran sebesar Rp 15 miliar itu.

”KPUD harus melakukan uji publik anggaran sehingga masyarakat dapat mengetahui peruntukannya,” kata Ahmad Azis. Hal senada juga disampaikan mantan Komisioner KPU Sulsel, Ziaurrahman Nompo.

Menurutnya, uji publik harus dilakukan oleh penyelenggara Pilkada sebagai bahan evaluasi penghematan anggaran sehingga pemkab tidak serta merta menggelontorkan anggaran. ”Uji publik dilakukan untuk mengetahui anggaran yang akan dibelanjakan,” katanya.

Lebih jauh, Ziaurrahman mengatakan, jangankan uji publik penggunaan anggaran, hingga saat ini rencana kegiatan anggaran (RKA) KPUD saja tidak diketahui oleh masyarakat. “Anggaran yang digunakan KPUD adalah uang rakyat yang harus diketahui oleh masyarakat. Jadi uji publik itu adalah keharusan,” tandas Ziaurrahman. (jah/mah)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!