OTOMOTIF

Calya-Sigra Sedot Rp1,1 T

calya

Produk Kembar ke-4 dari Toyota-Daihatsu

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Dua produk anyar Toyota Calya dan Daihatsu Sigra diluncurkan, Selasa (2/8/2016). Bertarung di segmen low cost green car (LCGC).

Mobil tersebut adalah produk kembar yang keempat yakni Calya-Sigra. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menanamkan investasi mencapai Rp 1,1 triliun. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam investasi produksi mobil.

Presiden Direkrur PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sudirman MR, mengatakan, produksi Calya dan Sigra melibatkan 178 pemasok komponen lokal tingkat pertama, dan 890 pemasok tingkat kedua dengan total tenaga kerja 600 ribu orang.

“Total pemasok komponen untuk Calya dan Sigra mencapai 254 pemasok di tingkat pertama dan 1.270 pemasok tingkat kedua dengan total tenaga kerja 900 ribu orang,” terangnya, Selasa (2/8).

Calya dan Sigra merupakan kolaborasi keempat antara Toyota dan Daihatsu di Indonesia. Sebelumnya, dua raksasa Jepang yang tergabung dalam Toyota Group ini sudah menghasilkan Avanza-Xenia (2003), Rush-Terios (2006), dan Agya-Ayla (2013).

Semua produk kolaborasi Toyota-Daihatsu diproduksi oleh PT ADM. Hal ini sesuai dengan road map Toyota Motor Corporation (TMC) Jepang yang menyerahkan mobil kecil Toyota untuk diproduksi oleh Daihatsu. Termasuk produk yang dijual di Indonesia. Kehadiran Sigra dan Calya akan ‘menemani’ Datsun GO+ Panca.

“Astra Toyota Calya dan Astra Daihatsu Sigra merupakan kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV) yang berkapasitas 7 penumpang. MPV merupakan kendaraan yang paling diminati masyarakat Indonesia,” ujar Sudirman MR.

“Kami berharap kedua produk baru dari Toyota dan Daihatsu ini akan mendapat respons yang positif juga dari masyarakat Indonesia,” tambahnya. Diproduksi dari pabrik ADM, Karawang Assembly Plant, Sigra dibekali mesin 1.000cc VVT-i dan 1.200cc Dual VVT-i, sementara Calya hanya 1.200 cc Dual VVT-i.

Dengan kelahiran si kembar Calya-Sigra ini, maka Datsun dengan Go + Panca, takkan asik melenggang sendirian. Dengan kelebihan penempatan fitur dual SRS airbag, immobilizer, 3 point seatbelt, seatbelt reminder, rem ABS dan banyak lagi, menjadi keuntungan bagi si ‘bayi kembar’ APM besar nasional tersebut.

Kehadiran kedua model ini disambut baik PT Nissan Motor Indonesia (NMI) yang sudah lebih dulu hadir melalui Datsun GO+ Panca. “Ini sangat bagus karena akan punya banyak model di LCGC. Kita semua tahu, segmen mobil LCGC sangat berkembang, bahkan sangat cepat saat ini,” ujar Antonio Zara, Presiden Direktur NMI.

Dengan adanya dua produk baru dari kompetitor akan bisa membantu penjualan kendaraan secara keseluruhan karena market akan semakin ramai. “Kita semua bisa berharap adanya produk baru dari merek kompetitor bisa menstimulasi pasar. Harapannya juga bisa menbantu penjualan mobil secara keseluruhan,” ungkapnya

Head of Datsun Indonesia Indriani Hadiwidjaja menambahkan, kompetisi ini membuat pihaknya tidak boleh lengah dan harus bekerja lebih keras. “Kalau saya lihatnya akan makin seru.

Di sisi konsumen, akan diuntungkan karena lebih banyak pilihan. Tapi ini membuat kami sebagai Datsun juga enggak boleh lengah. Pastinya kami akan melakukan gebrakan lainnya, ditunggu saja. Mudah-mudahan kami bisa mem-breaktrough market di Indonesia sesuai dengan tagline kami,” pungkasnya. (jar)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!