PILKADA

PKS Resmi Usung Syamsari Kitta

syamsari kitta

TAKALAR,UPEKS.co.id — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya resmi mengusung Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel, Syamsari Kitta di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Takalar tahun depan.

Sebelumnya, Tim Pemenangan Pilkada Wilayah (TPPW) dan Tim Pemenangan Pilkada Daerah (TPPD) Kabupaten Takalar menggelar rapat pleno di Kantor DPW PKS Sulsel, pada Senin (1/8) lalu. Dalam rapat tersebut mengerucutkan pada satu figur yaitu Syamsari Kitta untuk didorong maju sebsgsi calon bupati di Pilkada Talakalar.

“Kita mendorong Pak Syamsari setelah mengalkulasi dengan cermat peluangnya di Pilkada Takalar. Mulai dari daya dukung basis sosial, operasional, tren elektabilitas, dan penerimaan masyarakat pada karakter Pak Syamsari,” sebut Ketua Korwil 1 PKS, Aksin Suarso, Selas (2/8) kemarin.

Selain itu, sambung Aksin Suarso, militansi kader PKS dan relawan Syamsari Kitta tak perlu diragukan lagi. Hal itu pula yang menjadi pertimbangan utama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mendorong Syamsari. Ketua PKS Kabupaten Takalar, Hairil Anwar mengatakan, apa yang telah disampaikan oleh TPPW tentunya melegakan pengurus PKS Takalar dan simpatisan Syamsari Kitta. “Penyampaian ini sekaligus mematahkan isu yang beredar bahwa Syamsari Kitta tidak didukung oleh PKS.

Sekarang isu tersebut terjawab,”jelasnya. Untuk itu, menurut Hairil Anwar, Sejauh ini partainya telah melakukan komunikasi dengan kader, struktur jaringan relawan sampai ke desa-desa. “Semua solid memenangkan Syamsari Kitta di Pilkada Takalar. Setelah ini akan kami konsolidasikan secara serius serta memaksimalkan komunikasi koalisi partai. Termasuk menggelar rapat penentuan pendamping Syamsari Kitta,” terangnya. Diketahui, PKS di DPRD Kabupaten Takalar mengontrol empat kursi.

Sementara syarat mengusung calon kepala daerah harus minimal enam kursi dukungan di parlemen. Itu artinya PKS masih butuh dukungan dua kursi lagi dari partai politik lain. Adapun partai yang menjadi target koalisi PKS, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Demokrat, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Gerindra, Nasional Demokrat (NasDem), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (jah/mah)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!