Angkot di Makassar Kian Semrawut – UPEKS
MAKASSAR CITY

Angkot di Makassar Kian Semrawut

SEMRAWUT. Banyaknya petepete atau angkot yang beroperasi di Makassar, membuat jalan jadi macet dan semrawut. Penataan angkot hanya sekadar wacana dan belum ada realisasi konkret.

SEMRAWUT. Banyaknya petepete atau angkot yang beroperasi di Makassar, membuat jalan jadi macet dan semrawut. Penataan angkot hanya sekadar wacana dan belum ada realisasi konkret.

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Kian semrawutnya angkutan kota (angkot) di Kota Makassar mendorong Dishub Kota Makassar ingin menatanya. Namun sejauh ini rencana itu tinggal rencana dan belum ada realisasi sama sekali. Rencana itu sebatas wacana. Untuk meminimalisir kemacetan di Makassar, penertiban angkot sudah sangat mendesak.

Jumlah angkot yang tidak terkendali, membuat jalan makin padat. Macet pun tak terhindarkan. Sikap sopir yang sering ugal-ugalan dan berhenti tiba-tiba mengakibatkan seringnya terjadi kecelakaan mendadak. Instruksi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto yang meminta Dishub mengurangi angkot di jalur utama terkesan disepelekan.

Buktinya, Dishub Makassar terkesan masih berpangku tangan, dan belum akan reaksi sama sekali. Kehadiran Bus Rapid Transit (BRT) sebenarnya bisa menjadi solusi. BRT beroperasi di jalur utama, sementara angkot dibuatkan jalur khusus sebagai pengumpan. Hanya saja rencana membuka jalur pinggiran tidak terealisasi.

Hingga saat ini, belum ada unit angkot yang beralih trayek seperti yang menjadi perencaan pemerintah kota. Walikota menegaskan, jika tahun ini penataan angkot tidak terealisasi, maka Kadis Dishub akan diganti, meski harus melakukan evaluasi dulu. “Setiap bulan akan kita evaluasi semua kadis yang tidak bekerja dengan baik,” ujarnya.

“Masalah angkutan kota sudah saya tekankan di awal tahun. Begitu pun dengan bentor. Minimal bentor ini juga sudah dibatasi di jalur utama,” kata Danny, Sabtu, 6 Agustus. Dia mengingatkan, Kadis Dishub Makassar, mulai sekarang sudah harus menata secara perlahan.

Targetnya 2017 sistem angkutan kota sudah tertata rapi. Plt Kadishub Makassar, Mario Said juga berjanji akan segera membenahi persoalan angkot dan bentor di Makassar. Sejumlah rencana memang sudah dikemukakan wali kota untuk membenahi angkot.

Mulai menjadikan angkot sebagai feeder hingga program petepete smart. Namun, itu semua hanya sekadar ide, belum satu pun terealisasi. Bahkan, legislator DPRD Kota Makassar menuding kondisi transportasi Kota Makassar saat ini lebih semrawut dibanding pemerintahan sebelumnya.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar, M Yunus, mengatakan wali kota tak perlu banyak ide atau banyak program jangka panjang, namun tak satu pun jalan. “Lakukan saja dulu yang kecil-kecil yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, daripada banyak mimpi, sementara tak satu pun yang terlaksana,” kritiknya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Makassar, Fasruddin Rusli menilai, untuk menuju kota dunia, kemacetan memang sulit dihindari. Hanya saja, perlu kebijakan pemerintah agar kendaraan yang sudah sesak di Makassar ini bisa lebih tertib. Namun, lanjutnya, justru itu yang menjadi persoalan hari ini. Sudah saatnya, Kota Makassar beralih ke transportasi massal. Ada transportasi massal yang adakan Pemprov seperti BRT, namun tidak produktif karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan Pemkot Makassar. (met/ris)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!