PILKADA

NasDem-Gerindra Hampir Pasti Dukung Bur-Nojeng

DEKLARASI. Incumbent bupati Kabupaten Takalar, Burhanuddin Baharuddin menandatangani visi dan misinya dalam deklarasinya di Pilkada 2012 lalu. Di Pilkada 2017 mendatang, paket Burhanuddin-Natsir Ibrahim terus mendapat dukungan partai politik.

DEKLARASI. Incumbent bupati Kabupaten Takalar, Burhanuddin Baharuddin menandatangani visi dan misinya dalam deklarasinya di Pilkada 2012 lalu. Di Pilkada 2017 mendatang, paket Burhanuddin-Natsir Ibrahim terus mendapat dukungan partai politik.

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Pasangan incumbent bupati dan wakil bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim alias H Nojeng terus mendapat dukungan dari partai politik selain Partai Golkar. Terbaru Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Gerindra yang hampir pasti memberikan rekomendasi dukungan. Partai NasDem telah mengerucutkan dua nama untuk direkomendasikan maju di Pilkada Takalar yang akan digelar pada Februari 2017 mendatang.

Kedua nama itu yakni calon incumbent Burhanuddin Baharuddin (Golkar) dan Syamsari Kitta (PKS). ”Berdasarkan survei awal calon incumbent Burhanuddin Baharuddin memiliki survei tertinggi dibanding lima calon lain,” ujar Dahlan di DPRD Sulsel, Rabu (10/8). Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, sambung Dahlan akan merekomendasikan satu nama calon kepala daerah pada akhir bulan ini sebagai bakal calon bupati. ” Nojeng sudah lebih dulu berpasangan dengan Bur yang direkomendasikan oleh partai Golkar,” ujarnya.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Takalar juga berpeluang besar mengusung paket Burhanuddin-Nojeng. Burhanuddin disebut unggul berdasarkan survei yang dilakukan Gerindra, dibanding dua kandidat lainnya yakni Syamsari Kitta dan Makmur Sadda. Meski demikian, Gerindra Takalar sudah resmi mengirim ketiga nama mereka sebagai calon usungan ke DPP Gerindra. “Kami kirim nama Burhanuddin, Syamsari Kitta dan Makmur Sadda ke DPP,” terang Sekretaris DPD Gerindra Takalar, Amiruddin Rate.

Menurut Amir, rekomendasi DPP kemungkinan akan diberikan kepada Burhanuddin. “Seperti yang saya bilang tadi, acuannya adalah berdasarkan hasil survei oleh yang dipakai oleh internal partai sendiri. Hasilnya adalah petahana melampaui kedua rivalnya,” jelas Amir. Meski demikian, Amir meminta agar kedua rival Bur tidak berkecil hati. Sebab, hasil survei bisa saja berbanding terbalik dengan rekomendasi. Semua bisa berubah kapan saja. “Meski petahana unggul dari kedua rivalnya.

Yang namanya politik, semua bisa saja terjadi dan tidak bisa kita prediksi. Bisa saja unggul lewat survei namun DPP merekomendasikan nama lain. Pokoknya kita tunggu saja hasilnya,” sebutnya. Sebelumnya, Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel, Rusdin Tabi mengatakan bahwa Burhanuddin segera bertemu dengan Sekretaris Jenderal DPP Gerindra di Jakarta. Kemungkinan besar, pertemuan tersebut sekaligus penyerahan rekomendasi dukungan. “Tinggal jadwal pertemuannya saja dipastikan,” sebutnya. (mah)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!