Butuh Alokasi Anggaran Rp100 Miliar – UPEKS
MAKASSAR CITY

Butuh Alokasi Anggaran Rp100 Miliar

BELUM TEMBUS TOL. Proyek jalan Perintis-Sutami ke jalan tol belum bisa ditembus. Namun pekerjaannya tetap berlangsung dan rencananya Pemprov akan tambah anggaran sebesar Rp10 miliar agar bisa rampung.

BELUM TEMBUS TOL. Proyek jalan Perintis-Sutami ke jalan tol belum bisa ditembus. Namun pekerjaannya tetap berlangsung dan rencananya Pemprov akan tambah anggaran sebesar Rp10 miliar agar bisa rampung.

JALAN PERINTIS-SUTAMI

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Proyek jalan alternatif Perintis-Sutami belum bisa tembus ke jalan tol Ir Sutami, karena masih ada pekerjaan konstruksi sepanjang 3,6 kilometer. Bahkan masih ada pengerasan jalan dan di sisi lain masih ada pekerjaan betonisasi jalan. Pemprov Sulsel setidaknya harus mengalokasikan anggaran Rp100 miliar untuk pembangunan jalan agar jalan Perintis-Sutami bisa langsung tembus ke jalan tol.

Dinas Bina Marga Sulsel sudah menetapkan trase jalan yang akan dibangun. Kendati begitu, masih butuh pengukuran lanjutan untuk pemantapan. Kepala Bidang Pembangunan Dinas Bina Marga Sulsel, Haikal Hasan, mengatakan pengukuran saat ini sementara dipersiapkan. Haikal berharap, bisa selesai Agustus ini. Selanjutnya, akan dihitung kebutuhan anggaran pembebasan lahan. “Pembebasan lahan kita rencanakan dianggarkan mulai tahun depan.

Makanya mau dipermantap pengukurannya agar bisa dihitung kebutuhannya,” kata Haikal, Jumat (19/8). Sementara untuk pekerjaan konstruksi penyelesaian beton, Haikal mengaku sudah 60%. Ia pastikan, seluruh pekerjaan jalan alternatif Perintis-Sutami bisa rampung paling lambat akhir Oktober nanti. Namun, jalan hanya tembus ke jalan milik kawasan pergudangan. “Kita upayakan sudah bisa dilalui paling ambat awal November.

Semua proses pekerjaan berjalan cukup baik sejauh ini. Pemagaran lahan yang sempat dilakukan oknum anggota Brimob pun sudah tidak ada masalah lagi,” paparnya. Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latif berharap, lanjutan pekerjaan Perintis-Sutami hingga tol bisa dirampungkan dalam dua tahun penganggaran. Katanya, pekerjaan lanjutan ini penting untuk didorong agar pengendara bisa langsung tembus tol. “Saat ini memang sudah tembus, tetapi baru sampai di pergudangan dulu. Kita mau, di ujung jalan bisa langsung masuk tol untuk lebih memudahkan masyarakat,” kata Latif. (met/ris)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!