PILKADA

KPU Sulsel Akui PPP Kubu Aras

muhammad-aras2-300x215

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel mengakui kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di bawah kepemimpinan Muhammad Aras. KPU beralasan, DPW PPP Muhammad Aras merupakan turunan PPP Romahurmuziy yang diakui oleh Kemenkum HAM. “Kami hanya mengacu pada pengurus siapa yang mengantongi SK Kemenkum HAM karena itu yang memiliki legitimasi.

Termasuk turunannya ke bawah,” kata Komisioner KPU Sulsel, Khaerul Mannan, kemarin. Sebaliknya, lanjut Khaerul, apabila partai tersebut masih bersoal di pengadilan maka pihaknya menunggu putusan tetap dari pengadilan. Sebab ini akan berdampak pada rekomendasi usungan pada pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada Februari 2017 nanti. “Kalau PPP masih tetap terjadi kisruh, peristiwa pilkada 2015 bisa terulang. Dimana dua pengurus harus mengeluarkan dua rekomendasi.

Yaitu kubu Aras dan Taufiq Zainuddin. Tapi bisa pula hanya satu saja. Setelah DPR dan KPU RI menyetujui PKPU yang baru tentang pemilihan kepala daerah sebagiamana diatur dalama UU Nomor 12 Tahun 2016,”jelasnya. Untuk diketahui dualisme kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan semakin panjang pasca Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) mengesahkan dan menerbitkan surat keputusan kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan hasil Muktamar Pondok Gede dengan nomor M.HH-06.AH.11.012016.

Kendati hasil Muktamar yang digelar pada bulan Mei itu telah mengakomodasi hasil Muktamar Bandung, Jakarta dan Surabaya yang terjadi di tingkat pusat. Di Sulawesi Selatan, PPP kubu Djan Faridz telah menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) dengan agenda pemilihan ketua PPP yang dilakukan di Grand Clarion Hotel, Sabtu (30/7) pekan lalu. Dalam Muswil itu Taufiq Zainuddin dan Muhammad Nasrun terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris PPP Sulsel.

Sedangkan PPP kubu Romy pada (14/6) lalu mengeluarkan keputusan (SK) kepengurusan DPW PPP Sulsel masa bakti 2016-2021. Surat Keputusan DPP PPP bernomor 006/SK/DPP/W/VI/2016 tertanggal 14 Juni 2016. Adik kandung Wakil Ketua Umum DPP PPP, Amir Uskara, Asrul Makkaraus menjabat sekretaris umum DPW PPP Sulsel dan Ketua PPP dijabat oleh Muhammad Aras.

Sekretaris PPP Sulsel kubu Djan, Muhammad Nasrun yang dikonfirmasi terpisah berharap KPUD Sulsel tidak terburu-buru mengakui kepengurusan PPP versi Muhammad Aras. Sebab dengan keluarnya SK Kemenkum HAM pihaknya tengah melakukan upaya hukum dan dalam proses di Mahkamah Konstitusi (MK). “Jadi tidak laik memang kalau KPU melayani yang kepengurusannya dalam proses hukum dan tinggal tunggu keptusan MK dalam waktu dekat,”jelasnya. (mah)

To Top