HMI Pertanyakan Amdal Tiga Perusahaan – UPEKS
SULAWESI SELATAN

HMI Pertanyakan Amdal Tiga Perusahaan

SIDRAP,UPEKS.co.id — Puluhan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sidrap demo di DPRD dan Polres, Sidrap, Jumat, (23/9). Mahasiswa menuntut, perusahaan PT Malindo, PT Japfa Comfeed Indonesia serta PT UPC Bayu Energi, transparan ke publik.

Turut dituntut mendesak kepolisian tuntaskan kasus pencemaran nama baik HMI yang dilakukan Saut Situmorang dan pemukulan Ketua Umum HMI Cabang Ternate dilakukan oknum Kejati Maluku Utara. Kordinator Aksi, Rival, didampingi Jenderal Lapangan, Andi Gemma, Korlap mengklaim tiga perusahaan besar di Sidrap itu, tertutup dalam hal perekrutan tenaga kerja.

Mereka juga pertanyakan kepemilikan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) ketiga perusahaan itu, termasuk program Coorporate Social Responsibility (CSR). “Intinya, kita desak DPRD memfasilitasi pertemuan dengan perusahaan, juga polisi dan jaksa diminta mengawal tuntutan ini,” kata Ketua HMI Cabang Sidrap, Taufik Muhammadong, kemarin.

Ketua DPRD Sidrap, Zulifli Zain, mengatakan, DPRD siap memfasilitasi mahasiswa untuk berdikusi dengan pihak perusahaan, “Kalau itu keinginan mahasiswa, kita akan coba bantu,” janji Zulkifli. Kepala Badan Lingkungan (BLH) Sidrap, Wardiah Pa’mu, mengisyaratkan ketiga perusahaan itu telah mengantongi izin AMDAL. Sebelumnya dilakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.

“Saya pastikan mereka punya AMDAL, hal itu dibuktikan dengan adanya Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UPL) serta Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL),” kata Wardiah. Lalu, bagaimana dengan program CSR nya?. Wardiah mengakui baru PT Japfa Comfeed Indonesia yang rutin melaksanakannya.

Sementara PT Malindo dan PT UPC Bayu Energi, belum melaksanakan kegiatan CSR. “Bentuk CSR yang dilakukan PT Japfa Comfeed Indonesia itu dengan melakukan kegiatan peduli pada anak-anak sekolah, kalau PT Malindo dan PT UPC Bayu Energi belum, mungkin karena usainya masih baru,” kata Wardiah. (mar/arf).

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!