Dokter Harus Penuhi Lima Standar Profesionalisme – UPEKS
EDUKASI BUDAYA

Dokter Harus Penuhi Lima Standar Profesionalisme

FK Unhas Dies Natalis ke-61

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Masalah profesionalisme dokter di Indonesia kini menjadi kegelisahan para akademisi di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Menurut Dr.dr.Andi Alfian Zainuddin, M.KM selaku Ketua Panitia Dies Natalis Fakultas Kedokteran Unhas ke 61, masih banyak dokter yang tidak memenuhi standar profesionalisme karena harus memehuhi lima standar, yaitu kompetensi, etika, akuntabilitas, kolegialitas dan altruisme.

“Jika kelima standar itu tidak dipenuhi, maka seorang dokter tidak bisa disebut profesional,” jelas Andi Alfian Zainuddin.

Untuk itu, lewat Dies Natalis kali ini, Fakultas Kedokteran Unhas mengangkat tema Sinergi dalam Profesionalisme untuk Indonesia Sehat. Hal ini menjadi starter poin untuk menyisir permasalahan kualitas pelayanan dan profesionalisme dokter di Indonesia khususnya di Makassar.

Dengan tema itu, lanjut Alfian, mereka ingin mengupayakan agar para lulusan kedokteran telah disiapkan dengan lima standar tersebut ketika berada di bangku kuliah. Standar profesionalisme harus optimal.

“Kita tahu bahwa hampir semua negara di dunia mengakui bahwa SDM Dokter masih belum optimal. Ada optimalisasi teknologi kesehatan, skill, knowledge, dan attitude dokter. Setiap negara yang terbatas teknologi kesehatan, tapi kualitas dokternya bagus, ternyata menghasilkan medical outcome yang bagus.

Tetapi, negara yang kehilangan kualitas dokter mesikpun teknologinya maju maka sulit untuk berkembang. Ketakutannya, teknologi berkembang, kualitas dokter belum optimal,” ujarnya.

Tema ini, tambah Alfian, diangkat sebagai tantangan upaya untuk meningkatkan kualitas lulusan seiring dengan tantangan yang akan dihadapi dari masa ke masa.

“Bagaimana FK Unhas bisa menjawab dengan tantangan dengan meningktkan kualitas lulusan melalui peningkatan sarana dan fasilitas, pembentukan karakter mashasiswa, dan upaya-upaya lainnya,” paparnya.

Adapun tujuan dies natalis ini, sambung Andi Alfian Zainuddin, yaitu bagaimana mengamalkan Tri Darma Perguruan Tinggi. Sebagai perayaan Hari Ulang Tahun Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) yang ke-61.

Sebagai wadah diskusi evaluasi dan proyeksi peran Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dalam pembangunan nasional. Sebagai wadah menjalin keakraban antara civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Serta Mempertegas eksistensi dan peran Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin bagi masyarakat Sulawesi Selatan khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya. (mg05/mah)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!