EDUKASI BUDAYA

Unhas Perkuat Sosialisasi SNMPTN

Calon Bisa Pilih Dua PTN

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Universitas Hasanuddin (Unhas) telah memasuki proses Seleksi Nasional Masuk Pergurian Tinggi (SNMPTN). Dalam proses tersebut seluruh sekolah diimbau untuk lebih teliti, serta melakukan pengisian data sejak awal pengisian data dijadwalkan.

Selain itu, dalam sosialisasi Unhas memekankan untuk berhati-hati terhadap pihak yang tidak bertanggingjawab yang menjanjikan kelulusan bagi siswa.

“Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah menjelang SNMPTN sudah dibuka sejak 14 Januari dan berakhir 10 Februari. Pengisian data ini hendaknya dilakukan sejak awal dan jangan sampai dilakukan pada saat-saat akhir periode pengisian,” ujar Dr.Yusawir Hala, anggota Tim Sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN Unhas di depan para guru dan siswa SMU, SMK, dan MA se-Kota Makassar pada acara Sosialisasi SNMPTN/SBMPTN di Gedung Iptek Unhas, pekan lalu.

Yusawir Hala mengingatkan, seluruh data yang diisi oleh Kepala Sekolah harus benar valid. Jangan sampai ada nilai rapor yang keliru, sebab bisa menyusahkan pada saat registrasi ulang ketika peserta dinyatakan diterima di salah satu perguruan tinggi negeri (PTN).

Pada waktu yang lalu ada data siswa bertukar ketika mendaftar ulang setelah dinyatakan lulus. Calon tersebut akhirnya ditolak.
Setelah pengisian PDSS, para siswa harus memverifikasi nilai dan pemeringkatan akan dilakukan oleh sistem. Para siswa baru bisa mendaftar pada tanggal 21 Februari hingga 6 Maret 2017. pada tahun 2017, PDSS menyiapkan panduan di sistem yang bisa dilihat, diunduh, dan dicetak. Setiap sekolah harus terdaftar di PDSS agar kelak para siswanya dapat mendaftar di SNMPTN.

Persentase siswa yang boleh mendaftar di SNMPTN diatur sebagai berikut: Sekolah dengan Akreditasi A memperoleh porsi 50% terbaik di sekolahnya, Akreditasi B 30%, Akreditasi V 10% dan akreditasi lainnya 5% terbaik di sekolahnya, Pemeringkatan siswa yang terpilih berdasarkan persentase itu dilakukan Panitia Pusat SNMPTN secara sistem.

Syarat lain siswa mendaftar selain prestasi unggul dengan persentase itu, juga harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di PDSS. Memiliki rapor dari semester 1 hingga 5 bagi SMA/SMK.MA atau sederajat dengan masa belajar tiga tahun atau semester 1 hingga 7 bagi SMK dengan masa belajar 4 tahun yang telah diisikan di PDSS. Paparnya

“Berdasarkan pemeringkatan prestasi akademik yang dilakukan Panitia Pusat dan sesuai ketentuan akreditasi sekolah, siswa yang memenuhi syarat diizinkan mendaftar SNMPTN. Pendaftar yang memenuhi kriteria pemeringkatan mendaftar dapat login ke laman:http://www.snmptn.ac.id, dengan menggunakan NISN dan password yang telah diberikan,” sebut Yusawir.

Yusawir menambahkan, peserta dapat memilih sebanyak-banyaknya dua PTN, salah satu PTN berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya. Jika memilih satu, boleh PTN berada mana pun.

Adapun pendaftar dapat memilih sebanyak-banyak tiga program studi (prodi), satu PTN maksimal dua prodi. Urutan PTN dan prodi menunjukkan prioritas pilihan.

“Siswa SMK disarankan memilih prodi yang relevan di PTN pilihannya. Daftar prodi dapat dilihat pada laman :http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Humas dan Protokol Unhas M.Dahlan Abubakar, menitipkan harapan kepada para guru dan siswa guna menghindari adanya penipuan menjelang SNMPTN. “Mohon tidak memercayai adanya pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang menyediakan diri mampu meloloskan seseorang lulusan SMA diterima sebagai mahasiswa baru Unhas tahun akademik 2017 ini,” terangnya. (mg04/mah)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!