Berprestasi, Berantas Korupsi Tak Pandang Bulu – Upeks.co.id
TAMU EKSPRES

Berprestasi, Berantas Korupsi Tak Pandang Bulu

H. Jefferdian S.H, M.H, Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka

Kepala Kejaksaan Negeri(Kajari) Kolaka, Sulawesi Tenggara(Sultra), Jefferdian SH MH dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas tetapi murah senyum. Dia juga sangat bersahabat dengan semua orang. Meski demikian dibalik keramahannya, menyangkut masalah penegakan dan pemberantasan kasus tindak pidana korupsi, Jefferdian tidak pandang bulu.

Jefferdian sejak diberi amanah oleh pimpinannya sebagai Kajari Kolaka tahun 2014 lalu, prestasinya dalam memberantas kasus korupsi cukup berhasil. Semua itu atas kerja keras dan keberaniannya dan menegakkan hukum sebagai panglima tertinggi.

Atas kinerja tersebut, tahun 2016 lalu, Jefferdian memperoleh penghargaan dari Kepala Kejaksaan Agung (Kejagung) RI peringkat ke dua atas prestasinya mewujudkan program optimalisasi dan kualitas penanganan perkara tindak pidana korupsi kategori Kejari tipe B tahun 2016. Penghargaan itu diterima langsung dari Jaksa Agung RI, HM Prasetyo.

Keberanian dan tanggungjawab, itu telah diperlihatkan Pria kelahiran 1972 di Padang Sumatera Barat (Sumbar) ini sejak masih menempuh pendidikan. Ia menyelesaikan pendidikan mulai dari SD hingga tingkat SMA di tanah kelahirannya.

Setamat SMA ia pun melanjutkan pendidikan demi meraih cita-citanya sebagai penegak hukum. Untuk memperdalam ilmu hukum, melanjutkan S1 Fakultas Hukum Universitas Negeri Bung Hatta dan lulus tahun 1996. Selanjutnya, melanjutkan S2 Magister Hukum Universitas Islam Malang tahun 2009.

Berbekal disiplin ilmu hukum yang mantap, kemampuannya dalam penegakan hukum tak diragukan lagi. Sepak terjang Jefferdian dalam memberantas kasus korupsi di Kejari Kolaka, telah menorehkan prestasinya di tingkat nasional. Bukan itu saja, seabrek penghargaan juga diraih dari Pemda Kolaka dan berbagai instansi lingkup Pemda Kolaka.

“Alhamdulillah penghargaan ini, berkat dukungan para jaksa, pegawai dan staf Kejari Kolaka, serta dukungan dari masyarakat Kabupaten Kolaka,” kata Jefferdian.

Jefferdian menjelaskan bahwa penghargaan yang diraihnya bukan berarti daerah Kolaka adalah daerah korup. Tetapi, penghargaan itu adalah sebatas sebuah penilaian dari pimpinannya (Kejagung) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) terkait tingkat pemberantasan kasus tidak pidana korupsi (Tipikor).

“Penghargaan hanya sebuah penilaian mengenai tingkat pemberantasannya,”ujarnya.
Dikatakannya penghargaan itu pula, akan semakin memacu jajarannya dalam meningkatkan kinerja para jaksa di Kejari Kolaka, khususnya dalam pemberantasan perkara korupsi.

“Penghargaan ini tentu juga akan menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kami, dalam penegakan hukum, menyelamatkan uang negara dan melayani masyarakat,” kata Jefferdian sambil tersenyum.

Dirinya berharap kepada semua warga di wilayah kerjanya dapat bahu- membahu bermitra dan bekerjasama dengan Kejaksaan untuk memerangi korupsi.

“Kami berharap kepada semua masyarakat untuk kompak bekerjasama memberantas kasus korupsi,” harap Jefferdian penerima penghargaan dari Kejati Sultra peringkat ke dua atas upaya pencapaian kinerja tahun 2016 lalu. (pil/hms)

Loyal dan Peduli Sesama

Jefferdian adalah sosok pemimpin yang peduli terhadap rakyat kurang mampu di Bumi Mekongga. Orang nomor satu dijajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka ini, cukup mendapat simpatik dari masyarakat. Baik itu dari kalangan pengusaha, masyarakat biasa dan bahkan siapa saja diajak ngobrol ketika lagi nongkrong di warung kopi (Warkop).

Mantan Koordinator Kejati Jateng ini memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap sesama, terlebih kepada masyarakat tidak mampu. Namun bagi dirinya, bentuk kepeduliannya terhadap sesama tidak mesti diketahui oleh orang lain.
“Biarlah tangan kanan memberi, tangan kiri tidak perlu mengetahui,” ujarnya.

Selain itu, mantan Jaksa Fungsional Tindak Pidana Khusus Penanganan Perkara Tipikor/ PPIPK Kejagung RI tahun 2011 ini, merupakan sosok pemimpin yang berjiwa seni. Kepedulian terhadap budaya dan kearifan lokal begitu tinggi. Untuk itu, ia senantiasa membangun komunikasi yang baik dengan organisasi kepemudaan, lembaga swadaya masyarakat maupun terhadap insan pers dan ormas lainnya. (pil/hms)

DATA DIRI

Nama : Jefferdian,SH MH
TTL : Padang, 10 Juni 1972
Agama : Islam
Istri : Elvinna
Anak : 2 orang
* Riwayat Pendidikan:
– SD sampai SMA di Padang, Sumbar.
– S1 Fakultas Hukum Universitas Negeri Bung Hatta (lulus 1996)
– S2 Magister Hukum Universitas Islam Malang ( 2009)

* Pendidikan dan Pelatihan:
– Pendidikan dan Pembentukan Jaksa (2009)
– Pendidikan Tipidsus Kejaksaan Agung RI (2003)
– Diklat Wira Intelejen Strategis BAIS TNI Sat Induk Bogor (2015)
* Penghargaan dan Tanda Jasa
– Tanda Jasa Presiden RI Satyalencana Karya Satya X (2007)

* Karier Jabatan:
– Staf Tata Usaha Kejari Sijunjung, Sumbar (1997-1998)
– Kasubdit Penyidikan dan Penuntutan Kejari Sijunjung, Sumbar (2000)
– Jaksa Fungsional Kejari Payakumbuh, Sumbar (2000)
– Pemeriksa pada Kejari Payakumbuh, Sumbar (2002)
– Kacab Kejari Lubuk Basung di Maninjau, Sumbar ( 2004)
– Kepala Seksi Ekonomi dan Moneter Kejati Sumbar (2005)
– Kepala Seksi Intelijen Kejari Malang, Jatim (2007)
– Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Sumsel (2010)
– Jaksa Fungsional Tindak Pidana Khusus Penanganan Perkara Tipikor/ PPIPK Kejagung RI (2011)
– Koordinator Kejati Jateng (2013)
– Kejari Kolaka- sekarang (2014)

Click to comment
To Top