Kukuhkan 2 Guru Besar MIPA – UPEKS
EDUKASI BUDAYA

Kukuhkan 2 Guru Besar MIPA

UNIVERSITAS Negeri Makassar (UNM) mengukuhkan dua guru besar dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alalm (F-MIPA) dalam rapat senat terbuka di ruang teater menara Phinisi.

Rektor UNM Prof. Dr. Husain Syam, M.TP, menyebutkan mereka yang dikukuhkan yakni Prof. Oslan Jumadi, S. Si., M. Phil., Ph. D sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Biologi (F-MIPA) dan Prof. Dr. Firdaus Daud sebagai Guru Besar dalam Evaluasi Pembelajaran Biologi (F-MIPA).

Prof. Oslan Jumadi, S. Si., M. Phil., Ph. D menyampaikan orasi ilmiahnya yang berjudul Mikroorganisme dan Opsi Motivasi Gas-Gas Rumah Kaca Suatu Konsep Biologi dari Sel ke Lingkungan.

Dalam orasinya, pria kelahiran Parepare ini menyampaikan peningkatan emisi gas rumah kaca dan pengaruhnya terhadap pemanasan global yang terjadi dalam kurung 50 terakhir.

Menurutnya, pada umumnya disebabkan oleh aktivitas manusia. Sekitar 35% emisi gas rumah kaca disebabkan di sektor pertanian, seperti adanya perubahan/pengolahan alih fungsi lahan pengairan dan pemupukan pada tanah pertanian yang merupakan kegiatan manusia saat menyebabkan peningkatan emisi gas rumah kaca baik berupa gas CO2, CH4 dan N2O.

“CH4 adalah salah kontributor pemicu pemanasan global dari pemenuhan pangan selain itu N2O adalah salah satu gas reaktif penyebab terjadinya pemanasan global meskipun konsentrasi radiatifnya rendah dibandingkan CO2. Namun dampaknya terhadap pemanasan global 295 kali lebih besar per massa CO2 serta memiliki sifat yang sangat sulit terurai di atmosfer,” ungkapnya.

Lanjut Oslan Jumadi, salah satu opsi pengurangan emisi gas CH4 yang efesien adalah pengaturan input air pada lahan persawahan yang memungkingkan tanah tidak dalam kondisi anaerobio. Atau memberlakukan pada lapis tanah dan permukaan tanah mengalami proses oksidasi.

“Penerapan manajemen pemasukan air (irigasi) merupakan salah satu opsi pengurangan emisi CH4 yang dapat diterapkan, karena memungkinkan kondisi lahan dapat diatur tidak sepenuhnya dalam kondisi anaerobik, sehingga memungkinkan terjadinya konsumsi CH4 oleh metanorph,” jelasnya. (mg05/mah)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!