Maitimo Pilih Hengkang dari PSM – Upeks.co.id
SPORT UTAMA

Maitimo Pilih Hengkang dari PSM

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Raphael Guillermo Eduardo Maitimo, atau yang lebih dikenal dengan Raphael Maitimo adalah seorang pemain berposisi sebagai gelandang akhirnya memilih hengkang dari PSM Makassar. Awalnya bersiap ke tim berjuluk Juke Eja, karena PSM memiliki banyak pemain berpengalaman.

“Saya ingin datang dengan tujuan untuk membuat semua penggemar PSM bahagia,” tuturnya saat bergabung Januari 2017 lalu. Maitimo memulai debutnya dalam ajang Piala Presiden 2017 melawan Persib Bandung.

Namun setelah lama menghilang, Raphael Maitimo yang lahir dan besar di negeri Belanda dari orang tua keturunan Minangkabau, memberikan pernyataan hengkang dari Makassar melalui pesan tertulisnya.

“Terimakasih kepada semua instansi terkait yang menanyakan akan status professional saya. Pertama-tama,Saya ingin memohon maaf atas ketertundaan saya untuk memberi kejelasan. Dikarenakan satu dan lain hal, saya dan pihak PSM belum bisa memberikan sebuah statement sampai hari ini,” kata Maitimo, Rabu (8/3/17)

Ia menyebut, mungkin sebagian dari rekan-rekan mengetahui bahwa setelah pamit dari Arema, ada beberapa klub yang sangat serius berusaha merekrutnya, bahkan menawarkan angka yang fantastis, namun oleh karena kebesaran klub PSM, fanatisme dari The Macz Man, ambisi klub, dan dukungan dari kepemilikan yang luar biasa, membuat dirinya tertarik untuk menjadi bagian dari tim PSM.
“Oleh sebab itu saya memutuskan untuk bergabung dengan PSM. Saya amat bersyukur mendapatkan kesempatan untuk ikut membela PSM selama Piala Presiden walau hasilnya belum maksimal,” jelasnya mantan pemain Mitra Kukar tersebut.

Setelah sebulan berjalan di PSM, ia berbicara panjang dengan coach dan sepertinya ada sedikit perbedaan visi secara teknis dalam bagaimana akan dimaksimalkan untuk tim. Maitimo menyebut, kondisi ini sangat disayangkan pihaknya karena telah menikmati bermain dengan tim PSM.
“Saya yakin tim ini memiliki materi untuk menjadi kandidat juara tahun ini. Namun saya tidak ingin menjadi beban bagi tim dan saya amat sadar bahwa tidak ada pemain yang lebih besar dari klub,” ucap Maitimo.

Maka untuk menjaga asas kekeluargaan dan menjaga tali silaturahmi, dirinya dan manajemen klub beserta coach telah menyetujui untuk berpisah dengan baik-baik. “Adapun tanggung jawab yang harus saya penuhi kepada pihak managemen dikarenakan situasi ini akan saya tuntaskan.Kepada keluarga besar PSM, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya bila tindakan saya dinilai kurang berkenan, ” bebernya.

Diakui Maitimo keputusan yang diambilnya sangat berat, namum karena sangat respek dengan PSM, dia merasa lebih baik dituntaskan secepat mungkin supaya tim ini bisa membangun formasi terbaiknya dengan kepastian. “Saya menyayangkan tidak bisa menjadi bagian dari PSM, namun saya yakin tim ini pasti bisa membuat kejutan di papan atas liga Indonesia. Oleh karena itu saya mohon pamit dulu, saya harapkan yang terbaik untuk PSM dan sampai bertemu lagi di lapangan hijau,” tandas pemain yang pernah membela Sriwijaya FC.

Sebelumnya enggan memberikan banyak komentar perihal keengganan dia untuk bergabung dengan pemusatan latihan tim barunya tersebut. “Tanyakan saja ke manajemen (PSM, red) mengapa semua bisa begini,” kata Maitimo.

“Maaf, saya tidak bisa berbicara banyak tentang masalah ini, karena semua itu adalah kewenangan manajemen. Mereka yang lebih tahu dan tanyakan saja kepada mereka,” kata mantan pemain Arema FC ini. “Tapi, nanti kami akan memberikan klarifikasi dalam waktu dekat ini,” tegasnya.

Sama dengan Maitimo, Ryan Gozali yang selama ini menjadi agen dari Maitimo juga memilih untuk tidak memberikan banyak komentar terkait masalah yang dialami oleh pemainnya tersebut. “Kami masih melakukan kajian terkait masalah ini. Pasti ada pernyataan resmi dari kami. Tunggu saja,” pungkasnya.

Di sisi lain, CEO PSM, Munafri Arifuddin menuturkan, bila dia sudah bersepakat dengan pihak Maitimo untuk duduk bersama menyelesaikan masalah tersebut. “Kami sudah saling berkomunikasi. Dan, waktu dekat akan duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Arifuddin. (edo/jar)

Click to comment
To Top