EDUKASI BUDAYA

Keanekaragaman Indonesia Jadi Pembahasan

WAKIL Rektor IV Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar, Prof. Hamdan Juhannis menilai bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki keanekaragaman budaya, suku, dan ras yang tersebar di berbagai pelosok dari sabang sampai merauke. Hal itulah yang menarik diperbincangkan pada tingkat internasional.

“Khususnya pada event International Conference saat ini dengan tujuan untuk melahirkan ide-ide baru dalam meningkatkan kedamaian dunia pada umumnya, khususnya Indonesia,” pungkas Hamdan Juhannis saat membawakan sambutan pada International Conference On Sustainable Development Goals Of Nation ICSUN 2017 di Four Points by Sheraton Hotel Makassar, Kamis (9/3) kemarin.

Hamdan Juhannis menambahkan bahwa Indonesia memiliki budaya yang campursari. Artinya Indonesia adalah negara multi budaya yang saat ini sudah mulai terindikasi dengan culture dari luar. “Nah yang perlu perhatian dan responsif agar tetap mempertahankan kebudayaan yang kita miliki dan tetap menghargai keanekaragaman tersebut,” katanya.

Sementara itu, Dr. Muammar Bakri, Wakil Rektor IV UIM Makassar mengatakan, salah satu yang menyebabkan rakyat Indonesia tetap hidup secara damai dengan berdampingan beberapa keyakinan yang berbeda itu karena memiliki landasan filosofi, yaitu pancasila.

“International Conference inilah merupakan momentum menyatakan kepada seluruh peserta yang hadir dari berbagai negara, termasuk Cambodja, India, dan sebagainya bahwa dengan filosofi pancasila kita mampu hidup berdampingan dengan keanekaragaman yang kami miliki,” tuturnya.

Muammar Bakri berharap penyelenggaraan conference international mampu melahirkan ide-ide baru. Juga momentum menyuarakan kepada seluruh peserta yang hadir berbagai negara, bahwa di Indonesia bisa berdampingan dengan baik dengan multi budaya dan baik. (mg05/mah)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!