PERBANKAN FINANCE

Bank Mandiri Incar 206 Perusahaan

Untuk Bisnis Payroll

MAKASSAR, UPEKS.co.id — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sepanjang tahun 2017 ini mengincar 206 perusahaan yang tersebar di wilayah Sulawesi dan Maluku untuk bisnis pengelolaan gaji karyawan atau Payroll. Target tersebut diperkuat dengan memperkenalkan konsep banking at work.

Regional Operation Head Bank Mandiri Kanwil X Sulawesi dan Maluku, Tonggo Marbun, mengatakan, perseroan tahun ini mengincar 206 perusahaan atau lembaga untuk dikerjasamakan dalam bisnis Payroll. Potensi karyawan dari perusahaan tersebut mencapai 22.458 karyawan.

“Potensi Payroll per bulannya dari target itu bisa sampai Rp72 miliar,” kata Tonggo, kepada Upeks, Kamis (16/3/17).

Sejauh ini, kata Tonggo, perseroan sudah mengakuisisi 23 perusahaan dengan total pegawai sebanyak 2.654 rekening. Realisasi target tahun ini akan didorong melalui konsep payroll, banking at work.
Melalui konsep tersebut, bank plat merah ini tidak hanya memberikan fasilitas pengelolaan gaji karyawan, namun memberikan sejumlah penawaran produk dan jasa keuangan secara menyeluruh.
Seperti produk konsumer seperti kartu kredit, kredit tanpa agunan (KTA), kredit pemillikan rumah (KPR) dan kredit mikro.

Selain itu, juga disediakan produk lainnya untuk keperluan perencanaan keuangan masa depan keluarga pegawai, seperti Reksa dana, kebutuhan asuransi, obligasi seperti Sukuk/ORI.
“Tahun ini kami akan mulai strategi bank at work baru kami ini untuk mendorong pertumbuhan bisnis bank Mandiri,” terangnya.

Sedangkan, bagi perusahaan perseroan menyediakan layanan Mandiri cash management sehingga memudahkan perusahaan melakukan transaksi dari kantor tanpa harus datang ke bank. Ditambah Mandiri Grup yang siap melayani kebutuhan asuransi asset, kerugian, dan kesehatan pegawai.

“Dengan demikian jika perusahan berpayroll di Bank Mandiri maka semua keburuhan pemberi kerja maupun pegawai dapat terlayani dengan sangat baik,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Distribution Bank Mandiri, Herry Gunardi, optimistis layanan banking at work ini akan terus berkembang karena selain menawarkan produk yang lengkap, Bank Mandiri juga menjanjikan pricing yang lebih baik bagi nasabah payroll, baik dari sisi suku bunga simpanan maupun suku bunga kredit.

“Untuk pricing nanti tergatung exsposure dengan holding. Semakin besar bisa lebih bagus,” katanya, Senin (13/3/17).

Saat ini, total jumlah rekening nasabah payroll Bank Mandiri tercatat sekitar 2,5 juta rekening yang berasal dari sekitar 3.000 perusahaan. Jumlah rekening nasabahpayroll diproyeksi tumbuh antara 750.000-1 juta rekening setiap tahun.

Guna mendorong penetrasi pasar lebih dalam, lanjut Herry, pihaknya akan mengoptimalkan kerja sama dengan korporasi yang telah memiliki hubungan kerja sama dengan Bank Mandiri dalam hal pembiayaan.

Penguatan bisnis payroll dilakukan sebagai salah satu strategi untuk mendorong pertumbuhan dana murah, juga untuk meningkatkan pendapatan berbasis transaksi dan pendapatan komisi bank, serta mendukung bisnis kredit konsumer. (hry/suk)

Most Popular

To Top