SULSEL MEMBANGUN

Bupati Minta Jangan Potong Sapi Betina

ENREKANG,UPEKS.co.id — Bupati Enrekang, H. Muslimin Bando minta Kadis Peternakan dan Perikanan buat aturan yang mengikat peternak agar tidak seenaknya memotong sapi betina. Terutama saat sapi atau kerbau bunting.

Selain itu, para peternakpun harus bisa menanam pakan yang bisa memancing timbulnya masa birahi lebih cepat dari biasanya.Seruan itu disampaiakan bupati saat buka Sosialisasi Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) 2017 di Rujab Bupati, baru-baru ini.

Tujuannya, untuk meningkatkan kelahiran menuju 2x Enrekang Maju, Aman dan Sejahtera (2x Emas). Kegiatan dihadiri, ratusan peserta dari Kecamatan dan 129 Desa/Kelurahan serta para peternak yang disebut Bupati Sebagai Pahlawan Peternak.

“Para peternak harus tahu persis kapan ternak kita sudah mulai birahi. Ini sangat penting agar kita bisa mengetahui, jika sapi jantan berperilaku aneh seperti selalu mengikuti ternak betina” Kata Bupati.

Drh H Junwar, Kadis Peternakan dan Perikanan mengatakan, populasi ternak di Enrekang 54 ribu ekor. Saat ini diupayakan 16.900 target populasi sapi, 600 M konstribusi kambing, sapi 700 M konstribusi dengan catatan setiap tahun ada kelahiran dan harus dilakukan dengan kerja ihklas.

Dikatakannya, kini Enrekang 3 besar setelah Bone dan Bulukumba. Kami berkanji pada bupati, Enrekang akan juara 1.

Acara yang bertujuan menyamakan persepsi kelahiran ternak sapi dan kerbau ini dihadiri, Ir Matheus Sariubang, MS, Kadis BPTP Balitbangtan Provinsi Sulsel, perwakilan Unhas dari Dosen reproduksi Fakultas Peternakan,Dr M Yusuf, S.Pt. Dinas Peternakan dan kesehatan hewan provinsi. Sulsel, Mario Andrianus,S.Pt.M.Si.(sry/arf).

Most Popular

To Top