Akhir Tax Amnesty III, Minggu Pajak Tetap Buka – Upeks.co.id
KEUANGAN

Akhir Tax Amnesty III, Minggu Pajak Tetap Buka

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Waktu periode III Tax Amnesty sisa menghitung hari, hingga 31 Maret 2017. Ditjen Pajak pun terus mendorong kemudahan Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) dengan membuka pelayanan setiap hari di Kantor Pelayanan.

Kabid Pelayanan Penyuluhan (P2) Humas Kanwil Ditjen Pajak Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara, Aris Bamba, mengatakan, sejak awal Maret pihaknya telah membuka pelayanan setiap hari termasuk hari minggu di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) wilayah cakupan.
“Kami buka layanan tiap hari. Biar layanan dapat diakses meski di hari libur,” kata Aris kepada Upeks, kemarin.

Harapannya, periode terakhir program Tax Amnesty ini dapat dimanfaatkan penuh oleh Wajib Pajak (WP). Pelayanan sendiri dilakukan pada 15 KPP dalam wilayah cakupan.

Adapun, hingga 7 Maret 2017 program tax amnesty telah menerima uang tebusan sebesar Rp35 miliar dari peserta 2.783 WP. Total saat ini sudah Rp1,40 triliun dari 8.610 wajib pajak (WP) yang didominasi pelaku UMKM.

Sementara, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan, kantor pajak memberikan pelayanan penyerahan SPT Tahunan PPh setiap hari.

Mengenai layanannya, kata Hestu, untuk Senin-Jumat dimulai pada pukul 08.00 WIB-16.00 WIB. Sedangkan Sabtu dimulai sejak pukul 08.00 WIB-14.00 WIB, dan untuk minggu dimulai pada pukul 08.00 WIB-12.00 WIB.

“Mulai Maret ini KPP buka Hari Sabtu dari pukul 08.00-14.00 siang, dan Hari Minggu kita buka juga pukual 08.00-12.00 siang,” kata Hestu.

Dikatakannya, pelaporan SPT Tahunan PPh bisa dilakukan di seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di Indonesia. Kantor wilayah dan kantor pusat tidak menerima layanan terkecuali ada WP pribadi dan WP badan yang terbukti ada lebih pembayaran dan itu pun bisa dilakukan di kantor wilayah sesuai identitas terdaftarnya masing-masing WP.

“Bagi WP orang pribadi dan badan yang SPT lebih bayar itu dia harus menyerahkan ke kantor pajak KPP tempat dia terdaftar, misalnya terdaftar di Kemayoran berarti dia harus ke KPP Kemayoran,” tambahnya.

Menurut Hestu, penyerahan SPT Tahunan PPh tahun 2016 sejatinya sudah bisa dilakukan pada awal tahun 2017 hingga waktu yang telah diatur dalam undang-undang.

Seperti WP pribadi yang dibatasi waktu penyerahannya pada akhir Maret, dan untuk WP badan ditetapkan hingga akhir April.
Sedangkan mekanisme penyerahannya, Hestu mengungkapkan, dapat dilakukan secara manual maupun online. Untuk yang manual bisa dilakukan langsung ke KPP maupun via kantor pos.

Perlu diketahui, bagi WP baik pribadi maupun badan yang sudah melakukan penyerahan via online dengan menggnakan sistem e-filing. Maka, setiap tahunnya juga harus secara online dan tidak bisa dilakukan penyerahan secara manual.”Jadi waktu terakhir penyerahannya saja yang diatur oleh UU,” tandasnya. (hry/suk).

BERITA POPULER

To Top