INDONESIA TIMUR

DAK tak Cair, Defisit Anggaran Rp91 M

DPRD-Pemkab Rapat Tertutup

MAJENE, UPEKS.co.id — Bahas defisit anggaran, DPRD Majene rapat tertutup dengan pemkab dipimpin Ketua DPRD, Darmansyah di DPRD baru-baru ini.

Hadir, Bupati Majene Fahmi Massiara didampingi wabup, Lukman dan sejumlah legislator, Kadis Keuangan dan Aset Daerah, Fauzi Zawabi serta Kabid Anggaran, Kasman Kabil.

Usai rapat, Ketua DPRD menyampaikan, rapat tertututp menyikapi defisit APBD Majene 2017 sebesar Rp 91 Miliar.

“Dalam rapat, agar kegiatan bisa berjalan, kami minta agar pemkab tidak langsung pemotongan anggaran 10%. Jika memang harus dipotong, sebaiknya kegiatan yang tidak prioritas, atau bisa digeser pada APBD Perubahan,”terang Darmansyah.

Darmnasyah mengatakan, kesimpulan akhir rapat, DPRD juga minta kepada tim anggaran Pemkab Majene segera menyampaikan ke DPRD, berapa sebenarnya data difisit yang valid.

Pertimbangannya, belum ada data defisit valid, ada yang bilang Rp103 M, ada bilang Rp 56 M dan terakhir kami dengar Rp 91 M lebih. Terakhir kami minta,  Inspektorat segera audit internal, sebelum BPK turun, tegasnya.

Kabid Anggaran Dinas Keuangan dan Aset Daerah Kasman Kabil menerangkan, faktor penyebab defisit anggaran, karena DAK fisik dan non fisik dari pusat tidak turun, PAD tidak terealisas, termasuk pendapatan lain-lain.

“DAK fisik mencapai Rp 30 M lebih, kemudian DAK non fisik juga Rp 30 miliar lebih, total DAK Rp 69 M. PAD tidak tercapai Rp12 M dan PAD lain-lain tidak tercapai Rp 7 M. Solusinya, satu-satunya jalan penghematan anggaran,”terang Kasman. (ali/arf).

Most Popular

To Top