Peluang Ije di Pilwali Terbuka – Upeks.co.id
PARLEMENTARIA

Peluang Ije di Pilwali Terbuka

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar tersisa satu tahun lebih. Sejumlah tokoh pun bermunculan. Salah satunya tokoh mubaligh Makassar Iqbal Djalil yang duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar dua periode dari fraksi PKS.

“Bismillah saya siap maju di Pilwali Makassar 2018,” kata Ketua Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Makassar, kemarin.

Ustad Ije, begitu koleganya di DPRD Makassar menyapa Iqbal Jdalil adalah politisi Partai Keadilan Sejahtra (PKS) Makassar dari Dapil III Makassar, meliputi Biringkanaya dan Tamalanrea.

Ustad Ije merupakan satu-satunya penghafal Al-Qur’an 30 Juz. Ij juga mahir bahasa Inggris, Arab, serta bahasa India.”Alhamdulillah Allah memberikan kesehatan dan kekuatan sehingga bisa membangun Pesantren Gambara. Saya merupakan cucu dari Imam pertama Masjid Raya Makassar,” kata Ije.

Diapun menegaskan kembali keinginannya maju bertarung pada Pilwali Makassar 2018 nanti. Namun apakah dukungan masyarakat lebih banyak ke Iqbal Jalil? Ij menjawab spontan. “Ustad bisa tonji,” jelasnya.
Selain Iqbal Jalil sejumlah nama yang digadang-gadang maju pada pilwali di antaranya; Farouk M Betta (Ketua DPRD Makassar), Imran Yasin Limpo (Kadis Pendidikan Sulsel), Aliyah Mustika Ilham (anggota DPR RI).

Ada juga nama Husain Abdullah (Jubir Wakil Presiden Jusuf Kalla), Syamsu Rizal MI (Wawali Makassar) dan Rusdin Abdullah (Bendahara DPD I Golkar Sulsel).

Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Firdaus Muhammad menilai legislator DPRD Makassar, Iqbal Jalil memiliki peluang terbuka untuk bertarung pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) 2018 mendatang.

Hal ini setelah Ustaz Ije, sapaan Iqbal Djalil mendapat reapon besar dari masyarakat Makassar. Respon tersebut, kata Firdaus, terlihat jelas lantaran Iqbal Djalil terpilih sebagai anggota dewan Makassar untuk kedua kalinya melalui PKS.

“Peluangnya maju Pilwali terbuka karena modal partai dan basis sebagai anggota dewan dari PKS,” kata Firdaus.

Meski dikenal sebagai muballigh, tetapi menurut Firdaus, popularitas Ustaz Ije tetap pada karternya sebagai seorang politisi. “Posisinya sebagai mubaligh turut berpengaruh terhadap popularitas, tetapi keterpilihannya lebih sebagai politisi,” tambah Dosen Komunikasi UIN Alauddin Makassar ini.

Selain Ustaz Ije, mantan Ketua Bappilu PKS Sulsel, Sri Rahmi juga disebut-sebut akan bertarung pada Pilwalkot mendatang.(and/mah)

Click to comment
To Top