SULSEL MEMBANGUN

PKB Serikat Pekerja PT VALE Belum Disahkan

LUTIM,UPEKS.co.id — Mediasi informal Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ke-17 antara serikat pekerja dan manajemen PT. VALE yang difasilitasi Disnaker Sulsel dan kabupaten Lutim 13-17 Maret belum formal dan belum disahkan.

Demikian, Vice President PT. VALE Indonesia, Bernardus Irmanto kepada Upeks, Senin (20/03/2017).

“Dalam mediasi disepakati sejumlah point dituangkan dalam rekomendasi yang perlu diformalkan. PKB ke-17 belum formal dan belum disahkan,” ujarnya.

Hal yang dapat diinformasikan, sudah disepkati perihal gaji, living allowance, pembayaran sekali dalam kaitannya dengan program matching DPLK, program kepemilikan dan perbaikan rumah, shift kerja serta penerapan sanksi disipilin,” tutur Bernardus.

Hal itu mendorong karyawan rajin dan berkomitmen dengan tanggung jawabnya sebagai pekerja. Sementara itu ketua serikat pekerja/ karyawan PT. VALE, Rustam Abbas mengatakan beberapa rujukan butir yang menjadi rekomendasi untuk tim negosiasi PKB PTVI dalam melanjutkan negosiasi PKB.

Rekomendasi meliputi kenaikan gaji 3% umum dan 2% kinerja, Living Allowance (tunjangan hidup) menjadi Rp3.250.000 tetapi kedua belah pihak menyepakati pemotongan atas ketidakhadiran karyawaan Rp100.000/ hariuntuk kasus mangkir, ijin tak berbayar, skorsing dan cuti sakit panjang. One time Payment Rp1.200.000 untuk sekali pembayaran.

Rustam melanjutkan, hasil rekomendasi mediasi informal ini merupakan win-win solution (jalan tengah) dari kebuntuan negosiasi PKB. Secara hitungan, jika rekomendasi tersebut diterapkan telah menaikkan pendapatan karyawan 13,5% di atas dari peraturan pemerintah No 78/2015 yang hanya sebesar 8,5%. (aco/arf).

Most Popular

To Top