Realisasi Bongkar Muat TPM Capai 94.080 TEUs – Upeks.co.id
UTAMA

Realisasi Bongkar Muat TPM Capai 94.080 TEUs

MAKASSAR, UPEKS.co.id — PT Terminal Petikemas Makassar (TPM) mencatat, arus bongkar muat petikemas di Pelabuhan Makassar sebesar 78.811 boks atau 94.080 Twentyfoot Equivalent Units (TEUs) pada bulan Januari hingga Februari kuartal I 2017 ini.

Angka tersebut meningkat dibandingkan pada periode yang sama tahun 2016, yakni Januari 2016, arus bongkar muat barang kontainer petikemas 38.209 boks atau 44.823 TEUs. Sedangkan pada periode Februari 2016, tercatat arus bongkar muat barang kontainer petikemas sebanyak 39.456 boks atau 46.513 TEUs,.

Bagian SDM TPM, Budiman mengatakan, berdasarkan data TPM, realisasi arus kontainer untuk bongkar barang berjumlah 40.373 boks atau 48.387 TEUs atau 753.566 ton. Hitungan tersebut berasal dari realisasi kontainer petikemas standar ukuran 20′ dan 40′, kontainer petikemas reefer ukuran 20′ dan 40′, juga realisasi kontainer petikemas kosong ukuran 20′ dan 40′.

Sementara dalam hal muat barang, lanjut Budiman, realisasi kontainer berjumlah 38.438 boks, atau 45.693 TEUs atau 470,713 ton. Realisasi tersebut juga berasal dari kontainer petikemas standar, reefer dan kosong, yang masing-masing berukuran 20′ dan 40′.

Asisten Manajer Operasi TPM, Burhanuddin menuturkan, secara spesifik komoditi penyumbang terbesar dari meningkatnya arus bongkar muat di awal tahun adalah pupuk dari Bontang, yang diangkut oleh TEMAS. Pupuk ini diperkirakan mencapai 26.000 ton. “Pupuk dari Bontang ini komoditi baru. Lantas dibongkar di Makassar dan disebar ke wilayah Indonesia Timur,” ujarnya.

Burhanuddin melanjutkan, komoditi pakan ternak juga turut menyumbang meningkatnya bongkar muat. Diperkirakan ada sekitar lebih dari 26.000 ton yang dibongkar di TPM. Pakan ternak ini juga akan disebar di wilayah Indonesia Timur.

Staff Data dan Laporan TPM, Tian menambahkan, saat ini memang mekanisme bongkar muat di TPM sudah sangat cepat dengan memakai Sistem Berthing Window, yakni sistem pengaturan terhadap mitra pelayaran untuk masuk ke pelabuhan sehingga kegiatan bongkar muat kapal dapat lebih cepat dan lancar.

“Jika jadwal hari Minggu sudah ditetapkan, maka hari Minggu juga harus datang dan tepat waktu. Ini agar bongkar muat cepat dan efisien. Dan kami di Petikemas juga harus siap alat. Jangan sampai mitra pelayaran sudah datang tepat waktu, lantas kita kurang siap melakukan bongkar muat,” ujarnya.(mg3/rif)

BERITA POPULER

To Top