EDUKASI BUDAYA

Satu Anak Tiga Pohon Sulit Terealisasi

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Gunung Sari Makassar siap menyukseskan program 18 revolusi pendidikan yang merupakan salah satu program Walikota Makassar, Mohammad Ramadhan Pomanto.

Idrus, Kepala SD Negeri 1 Gunung Sari Makassar mengatakan, program 18 revolusi pendidikan sudah ada beberapa poin yang telah diterapkan di sekolahnya.

“Dari 18 revolusi pendidikan, saat ini sedang dalam proses di SD Negeri 1 Gunung Sari Makassar yakni, satu anak satu tari, satu sekolah dua kelas inovatif,” tukasnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Idrus menambahkan adapun program yang tidak bisa diimplementasikan sesuai dengan tuntutan adalah satu anak tiga pohon. Karena poin ini butuh lahan luas, sedangkan lahan yang ada di SD Negeri 1 Gunung Sari Makassar anya cukup untuk menanam bunga dengan jumlah terjangkau.

“Walaupun kami punya lahan yang tidak luas tapi kami usahakan menerapkan satu anak tiga pohon dengan cara siswa diarahkan untuk memelihara tanaman yang ada di halaman SD Negeri 1 Gunung Sari Makassar,” tandasnya.

Kemudian Idrus mengatakan selain itu di SD Negeri 1 Gunung Sari Makassar sudah ada kelas inovatif, yang juga merupakan bagian dari 18 revolusi pendidikan yaitu, satu sekolah dua kelas inovatif.

“Kelas inovatif yang ada di SD Negeri 1 Gunung Sari Makassar, sudah ada dua kelas, yakni kelas 6 dan kelas 1, yang sudah dilengkapi dengan LCD, dan beberapa inovasi lain yaitu berupa karya dari siswa-siswa SD Negeri 1 Gunung Sari Makassar yang dipajang pada setiap dinding kelas,” tuturnya.

Ia juga menambahkan program 18 revolusi pendidikan adalah salah satu wadah dalam mengembangkan bakat dan menumbuhkan karakter lokal.

“Ketika kita sekolah mampu menerapkan secara keseluruhan dari 18 poin revolusi pendidikan ini, maka apa yang menjadi visi pendidikan kita akan tercapai,” imbuhnya. (mg05/mah)

Most Popular

To Top