Psikologi Warga Barabarayya Tertekan – Upeks.co.id
IMG-20170130-WA0037
HUKUM

Psikologi Warga Barabarayya Tertekan


Makassar, Upeks.co.id — Sejak dikeluarkannya surat peringatan pengosongan lahan oleh Kodam Wirabuana VII yang ditujukan kepada warga Barabarayya Jalan Ablam, psikolog warga mulai terganggu.

Apalagi sebelumnya, mereka menyaksikan langsung penggusuran oleh aparat TNI dengan menurunkan pasukan di Asrama Barabarayya pada akhir 2016 lalu. Sehingga hal itu meninggalkan trauma yang mendalam.

“Sejak diedarkannya surat peringatan, saya dan keluarga tidak pernah tidur nyenyak lagi. Trauma atas sikap agresif militer mengahantui benak kami tentunya,” jelas salah seorang korban penggusuran, Benyamin Layuk.

Apalagi kata dia, jika pihaknya digusur, Benyamin tak memiliki tempat tinggal lagi. “Tidak ada tempat alternatif lain, jika kami digusur. Apalagi penduduk disini notabenenya hanya pekerja kasar kodong,” ujarnya.

Sehingga tentunya, hingga titik darah penghabisan, ia dan korban lainnya akan tetap bertahan tinggal. “Jika sewaktu-waktu digusur paksa, kami akan melakukan perlawanan,” tegasnya.

Bahkan sesuai data yang dihimpun upeks, kesehatan kejiwaan mulai terganggu hingga jatuh sakit. Hingga diturunnkan berita ini, situasi di TKP kian memanas, bahkan warga bara-barayya sudah melengakapi diri dengan berbagai senajata pertahann diri.

Sebelumnya, warga Barabarayya diberikan dua pilihan yakni menerima uang Rp 40 Juta lalu mengosongkan lahan atau digusur paksa dalam waktu dekat ini. (mg1)

Click to comment
To Top