SULSEL MEMBANGUN

20 Tahun Menghilang, Dewi Warga Sambas Ditemukan di Bulukumba

BULUKUMBA, UPEKS.co.id – Setelah sempat menghilang selama 20 tahun, akhirnya Dewi (40) warga Sambas, Kalimantan Barat ditemukan di Kabupaten Bulukumba.

Informasi dihimpun Upeks, Jum’at (14/4/17), Dewi ditemukan melalui pendataan penyandang disabilitas oleh Dinas Sosial Bulukumba beberapa minggu lalu.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos, Andi Sudirman ditemui di ruang kerjanya menjelaskan, awalnya Dewi bersama ibunya bernama Jumria sempat ke Malaysia untuk mengadu nasib menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) sejak tahun 1995.

Dua tahun kemudian (1997) mereka dideportase dan terpencar, Dewi di bawah seseorang diduga pelaku perdagangan anak (trafficking) ke Dumai Propinsi Riau untuk dipekerjakan, sedangkan Jumria (Ibu Dewi) kembali ke kampung halamannya di Sambas Kalimantan Barat.

Setelah lama dipekerjakan di Dumai , tahun 2003 majikan Dewi ditangkap oleh kepolisian setempat.

Dewi kemudian hidup sebatang kara di Dumai. Tak lama kemudian warga Bulukumba benama Ruslia yang sudah lama bekerja di Dumai menemukan Dewi di pinggir jalan.

Tahun 2010 Dewi dibawa ke Bulukumba oleh Ruslia (sebagai orang tua angkat), dan tinggal di Para- para, Kecamatan Bontotiro.

Awal April 2017, Andi Sudirman dapat telpon dari petugas sosial Kecamatan Bontotiro bahwa ada warga disabiltas dia mengalami tekanan mental.

“Nah dari situ kita infokan ke pemerintah kecamatan setempat untuk lakukan pendataan penyandang disabiltas. Setelah didata dan pertanyakan kita temukan Dewi, kita cari identitasnya bukan penduduk asli, dan tidak ada KTPnya,” ujar Sudirman.

7 April 2017 pihak Dinas Sosial Bulukumba menelpon ke Dinas Sosial Sambas Propinsi Riau.

Dinas Sosial Sambas kemudian bergerak melakukan pencarian data orang tua Dewi (Jumria) di Sambas.

Hasilnya Jumria mengakui bahwa ia pernah kehilangan anak sejak 22 tahun silam pasca dideportase di Malaysia dan dia tak mengetahui tidak tahu dimana keberadaan anaknya (Dewi).

12 April 2017, Pejabat Dinas Sosial Sambas bernama Ibu Santi menelpon pejabat Dinas Sosial Bulukumba Andi Sudirman untuk mengirim bukti KK, KTP dan Foto Dewi dan keluarganya.

Hasilnya, bukti data dan foto- foto tersebut semakin kuat dan benar. Akhirnya Dinas Sosial Bulukumba dan Dinas Sosial Sambas sepakat untuk memulangkan Dewi kekampung halamannya di Sambas Kalbar.

Kamis 13 April 2017, Dewi kemudian dijemput di rumah orang tua angkatnya Ruslia di Dusun Para-para, Kecamatan Bontotiro oleh pihak Dinas Sosial Bulukumba bersama aktivis Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Bulukumba.

“Karena di Bulukumba tidak ada rumah singgah milik Pemkab, maka hari ini, Jumat 14 April 2017 Dewi kita bawah ke Rumah Singgah UPT P2TP2A Sulsel untuk sementara. Selanjutnya ditindaklanjuti Dinas Sosial Propinsi Sulsel hingga proses pemulangan Dewi di Sambas Kalimantan Barat. (sufri).

Most Popular

To Top