Mosi Tak Percaya Tidak Berdasar – Upeks.co.id
IMG-20170130-WA0037
AKSI KORPORASI

Mosi Tak Percaya Tidak Berdasar

Ketua Hipmi Sulsel, Herman Heizer

MAKASSAR, UPEKS–Ketua Umum BPD HIPMI Sulsel, Herman Heizer (HH), menanggapi santai Mosi tidak percaya yang dikeluarkan 21 yang mengatasnamakan diri Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi sejumlah kabupaten kota di Sulawesi Selatan. Menurutnya, Mosi tidak percaya tersebut tidak berdasar.

“Mungkin saja mereka hanya Khilaf, toh juga kita baru dilantik baru dua bulan lalu, kenapa mereka mengavaluasi kinerja, dan kalau ada kebijakan di luar AD/RT saya rasa teman-teman hanya khilaf saja,” kata Herman Heizer, di Hotel Sheraton, Minggu (16/4/17).

Bahkan, HH sapaan akrabnya Herman Heizer, berani menyebut mereka khilaf, karena alasan mosi tidak percaya di matanya sangat tidak berdasar. Tudingan pertama bahwa HH melanggar pasal 23 ayat 3 terkait persyaratan anggota badan pengurus itu sudah clear dan tidak ada masalah lagi.

“Pasal itu berbunyi; persyaratan khusus bagi calon fungsionaris BPD adalah anggota biasa yang pernah atau sedang menjalani kepengurusan di BPD atau BPC sekurang-kurangnya satu masa bakti penuh,” ucapnya.
Dia menjelaskan, semua pengurus harian memang pernah menjadi pengurus sebelumnya. Baik di BPD maupun di BPC. Dan kalau ada kekeliruan atau luput dari pantauan format, SK itu kan bisa ditinjau kembali,” jelasnya.

Tudingan kedua tidak mampu melakukan konsolidasi semua stakehoder di Hipmi Sulsel, juga sangat tidak jelas. Setelah pelantikan, koordinasi terfokus pada pembentukan pengurus BPD.

“Alhamdulillah lancar. Tapi melemah intensitas komunikasi dengan BPC. Sayangnya, dalam pembentukan kepengurusan inilah, tidak semua pihak bisa kita senangkan. Termasuk nama besar di belakang pertarungan musda itu. Kami sudah mencoba merangkul, tapi mereka memilih untuk berseberangan. Nah, mereka inilah, kemungkinan menjadi alat oknum yang coba-coba ingin merusak HIPMI,” tandasnya.

Dia pun semakin yakin, tidak mungkin bisa menyenangkan orang-orang yang memang tidak punya niat baik pada kepengurusan ini. “Tapi apakah kami tinggal diam ketika ada yang coba merongrong organisasi tercinta ini? Tentu tidak,” tegas HH.

“Coba buka google.com. Cari dan lihat apa saja yang teman-teman di BPD yang sudah lakukan. Tidak ada kerja selain untuk kepentingan organisasi. Puluhan aksi sudah berjalan, padahal Rakerda baru akan dilaksanakan awal Mei mendatang,” terangnya.

Sekali lagi, dia menduga anggota Hipmi yang ikut-ikutan mosi tidak percaya itu lagi khilaf. “Namanya khilaf, jika kemudian sadar dan mau mengaku salah, Insya ALLAH akan kita maafkan. Demi HIPMI tercinta,” lanjutnya.

“Saya sampaikan kepada BPC untuk kembali fokus menjalankan agenda organisasi. Jangan lagi disibukkan dengan aktivitas yang tidak bernilai positif dan membangun bagi organisasi. Berkacalah pada kualitas kepengurusan sendiri,” tutupnya. (edo/suk)

Click to comment
To Top