Ratusan Siswa Ikut UN Susulan – Upeks.co.id
ANEKA

Ratusan Siswa Ikut UN Susulan

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Ratusan siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), mengikuti ujian nasional (UN) susulan hari ini, Selasa hingga Rabu (18-19/4/17).
Pasalnya, ratusan siswa-siswi tersebut tidak mengikuti UN sebelumnya.

Mereka tidak ikut ujian dengan alasan yang bermacam-macam. Ada yang sakit, ada yang dipaksa ikut panen padi oleh orang tuanya. Ada juga yang bermasalah dengan hukum. Tetapi yang paling dominan alasannya karena menikah.

“Fenomena baru yang diperoleh pada UN kali ini, entah ini bagus atau tidak. Tapi mereka tidak ikut ujian karena menikah. Jumlah cukup banyak,” jelas Irman Yasin Limpo, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Senin (17/4/17).

Kendati demikian, Irman menegaskan, semua siswa siswi yang tidak masuk saat ujian akan diberikan kesempatan mengikuti UN susulan. “Kami berusaha, bagaimanapun kondisinya, semua harus bisa punya ijazah kelulusan. Karena itu merupakan syarat administratif. Sayang kalau tinggal ujian terakhir saja dan tidak diikuti,” katanya.

Selain karena memang berhalangan hadir, mereka yang ikut ujian susulan tersebut sebagian besarnya lagi, karena pada pelaksanaan ujian kompetensi jurusan bermasalah. Sehingga harus diulang. “Prosedurnya memang begitu,” katanya.

Diluar itu, Dinas Pendidikan Sulsel sebelumnya juga mencanangkan Pekan Integritas Sekolah se-Provinsi Sulsel 2017. Menurut Irman, itu menjadi salah satu cara mengapresiasi pelaksanaan UN tingkat SMA dan sederajat sudah berlangsung tertib dan pelaksanaannya memang berintegritas.

“Pencanangan pekan integritas ini bukan berarti kita tidak berintegritas. Hanya saja, ini untuk menempatkan yang sudah ada pada posisi sebenarnya. Agar ke depan, tidak lagi ada persoalan terkait data dan administrasi,” kata Irman.

Sementara itu, Nurlaili Basri, Koordinator Pengawas Disdik Sulsel menambahkan integritas itu sangat diperlukan. Karena data harus sesuai dengan fakta agar tidak ada kecolongan, dan terjadi kesalahan.

“Memang dimasa lalu ada informasi keberadaan dana-dana siluman yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Makanya kita buktikan betul ada atau tidak. Jika ada, itu yang harus diperbaiki,” terangnya.
Sebab itu, lanjut dia, pekan integritas ini akan menjadi patron, dan akan bergulir seterusnya.(eky/rif)

BERITA POPULER

To Top