Adira Finance Penetrasi Pasar Berbasis Digital – UPEKS
KEUANGAN

Adira Finance Penetrasi Pasar Berbasis Digital

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Mengikuti tren penggunaan teknologi, pelaku industri multifinance pun terus mendongkrak transaksi lewat lini bisnis digital. Seperti yang dilakukan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) yang menggandeng situs jual beli online OLX dan Cermati.com untuk memperbesar peluang pasar.

Branch Manager PT Adira Finance Makassar I, Rajaman, mengatakan, kedua situs beli online tersebut terintegrasi secara nasional. Sehingga, proses kredit dari transaksi lewat kedua situs tersebut bisa dilakukan lewat Adira finance.

“Itu ada yang atur secara system yang memberikan notifikasi ke cabang terdekat, misalnya pemohon kredit domisilinya di Makassar, maka yang follow up dokumen kredit dan proses kreditnya di cabang Makassar,” kata Rajaman, kepada Upeks, Selasa (18/4/17).

Rajaman, menjelaskan, dengan kerjasama ini akan membuka pasar yang lebih luas lagi di luar dari garapan saat ini. Selain dari ekspansi digital tersebut, pihaknya mengincar penambahan layanan lewat outlet keday pada mal-mal yang rencananya tahun ini buka di Makassar.

“Outlet keday saat ini ada 12 unit keday, untuk plan buka keday tetap ada, tapi untuk alasan tempatnya kami harus membuat feasibility study dulu sebelum diputuskan,” bebernya.

Sebelumnya, Director Sales and Distribution Adira Finance Hafid Hadeli mengatakan, kerja sama ini lantaran perkembangan pasar yang semakin banyak ke segmen digital. Alasan lain, OLX menjual produk mobil dan motor. “Kerjasama ini sudah kami mulai sejak Maret 2017,” ujar Hafid, Rabu (12/4).

Adapun, tahun ini perusahaan pembiayaan milik Bank Danamon tersebut menargetkan dapat menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 34 triliun. Target tersebut naik sekitar 10% dibandingkan realisasi pembiayaan tahun lalu.

Hingga kuartal I-2017, Adira Finance telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp7,3 triliun, naik 5% secara tahunan (year on year). Pertumbuhan positif ini diperoleh dari kontribusi penyaluran pembiayaan mobil sebesar 54%. Sedangkan pembiayaan motor sebesar 45%, dan barang rumah tangga (durable goods) sebesar 1%.

Menurut Hafid, selain mengandalkan pembiayaan mobil yang tengah tumbuh positif, Adira juga memacu pasar kendaraan bekas. Sebagai gambaran, pembiayaan mobil baru naik 13% di kuartal I 2017.

Sedangkan pembiayaan mobil bekas naik 9% pada periode yang sama. Disusul pembiayaanmotor bekas tumbuh 12%. Sayangnya, pembiayaan motor baru turun 4%. Kendati memacu pembiayaan, Adira Finance tetap mencermati kualitas kredit. Hafid bilang, rasio pembiayaan bermasalah atawa non performing financing (NPF) di bawah level 2%.

“NPF masih didominasi oleh pembiayaan motor daripada mobil, karena motor marginnya lebih besar,” ujar Hafid.

Direktur SDM dan Marketing Adira Finance, Swandajani Gunadi, menambahkan, kerja sama dengan OLX ini diharapkan dapat memenuhi target pembiayaan 3.000 mobil dan 2.000 motor pada enam bulan pertama tahun ini.

Dia menjelaskan, proses pembelian secara kredit melalui OLX menawarkan kemudahan. Pembeli yang mengajukan pembiayaan dan telah memenuhi dokumen akan diproses dalam tempo dua kali 24 jam.

Selain ekspansi digital, Adira Finance akan menambah outlet kedai yang merupakan hasil kerjasama dengan komunitas. Saat ini, sudah ada 1.700 kedai dan ditargetkan bertambah menjadi 2.000 kedai di akhir tahun ini. (hry/suk)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!