PERBANKAN FINANCE

BI Minta BPD Ikut Transaksi Repo

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Bank Indonesia meminta Bank Pembangunan Daerah (BPD) di tanah air untuk mendukung pelaksanaan transaksi Repo. Sejauh ini, Bank sentral mencatat terdapat 25 bank yang telah melakukan persetujuan dan 12 bank diantaranya telah melakukan transaksi Repo. salah satunya Bank BPD Sulselbar.

Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia, Nanang Hendarsah, mengatakan, transaksi Repo adalah kontrak jual efek dengan janji beli kembali pada waktu dan harga yang telah ditetapkan. BPD harusnya mendukung penuh transaksi tersebut untuk menopang likuiditasnya.

“BPD Harus mendukung transaksi Repo, karena bagian dari pengelolaan likuiditas”katanya sesaat pelaksanaan Workshop Pengelolaan Likuiditas dan Transaksi Repo yang digelar di Hotel Aryaduta Makassar, Senin (17/04/17).

Lanjut Nanang, Bank sentral sendiri dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menginginkan untuk transaksi PUAB lebih banyak didorong dengan transaksi sifat yang berbasis agunan seperti surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah, BI, perbankan maupun non bank.

“Agunan yang diterbitkan perintah misalnya surat berharga negara atau agunan beupa sertifikat deposito berjangka. Itu bukan hanya bisa dimanfaatkan jadi agunan tapi juga bisa digadai untuk menjaga posisi likuiditas dalam jangka pendek,” tuturnya.

Nanang, mengatakan, secara umum, trend Repo dari tahun ketahun ditekankan mengalami peningkatan yang saat ini mencapai transaksi perhari sekitar Rp1.4 triliun atau dengan rerata sebanyak Rp 2 triliun per hari.

“Pada dasarnya ini sebagai tujuan untuk mempersiapkan BPD menyiapkan kapabilitas dalam transaksi padar uang, dan ingin mengembangkan pasar keuangan dengan kemampuan teknis dan regulasi yang memiliii kode etik sesuai standar,” jelasnya.

Nanang, menambahkan, beberapa kelebihan Repo lainnya yakni sebagai salah satu instrumen dalam pengelolaan likuiditas sekaligus mendukung upaya pendalaman pasar keuangan, bisa digunakan untuk memenuhi Giro Wajin Minimum (GWM) sekunder bahkan repo menjadi solusi bagi bank yang membutuhkan likuiditas dengan nominal cukup besar, karena umumnya limit tranaksi repo jauh lebih besar dibandingkan transaksi PUAB. (hry/suk)

Most Popular

To Top