Hotel dan Restoran Abaikan IPAL – UPEKS
MAKASSAR CITY

Hotel dan Restoran Abaikan IPAL

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Hotel dan restoran di Makassar dominan mengabaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Hanya 36 usaha yang masuk pengawasan kelengkapan berkas sejak tahun 2016 hingga saat ini.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup(DLH) Makassar, Johanna mengatakan, pembuangan limbah cair yang tidak sesuai baku mutu terancam sanksi pidana dan denda uang. Ini sesuai Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup.

“Kami terus melakukan pendampingan. Jika masih abai maka kami akan tempuh jalur hukum dan pemberhentian izin,” tegas Johanna.

Bahkan kata Johanna, pihaknya akan menyampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk melakukan penutupan usaha. Kewajiban memiliki IPAL sudah diatur dalam Peraturan Lingkungan Hidup Nomor 5 tahun 2014 tentang Baku Mutu Kriteria Limbah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Makassar, Abdul Gani Sirman menegaskan, telah mengkoordinasikan dengan kejaksaan untuk penanganan limbah. Jika masih tidak diindahkan, pihaknya akan meminta langsung surat keputusan ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk menyegel.

“Segelnya dibuka setelah kelengkapan IPAL dibuka,” katanya.

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulsel menilai seharusnya tidak ada lagi usaha restoran dan hotel yang tidak memiliki dokumen IPAL. Sebab, dalam pengurusan izin sebelum usaha beroperasi, harus memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Ketua Walhi Sulsel, Axmar Exwar menjelaskan, harusnya Dinas Lingkungan Hidup bertindak tegas. Minimal mencabut izin sementara atau pembekuan usaha. Dampak tidak terkelolanya limbah restoran dan hotel dengan baik adalah pencemaran lingkungan. Sebelum menimbulkan dampak lebih besar, pemkot harus bertindak tegas. (met/ris)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!