SULSEL MEMBANGUN

Askab PSSI Bulukumba Nilai Wasit Tidak Netral pada Laga Praporda Makassar vs Bulukumba

BULUKUMBA, UPEKS.co.id — Laga pertandingan sepak bola Praporda mempertemukan Makassar vs Bulukumba di Lapangan Karebosi, Jumat (5/5/17) sore diwarnai kericuhan.

Pasalnya wasit yang memimpin laga tersebut dianggap tidak netral kerena dinilai berpihak terhadap kesebelasan Makassar selaku tuan rumah. Akibatnya insiden tersebut berbuntut panjang.

Untuk itu, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bulukumba, Andi Mauragawali menilai kepemimpinan wasit tidak netral dalam memimpin pertandingan Makassar vs Bulukumba.

“Team kami betul- betul dirugikan atas ulah wasit yang berpihak terhadap tuan rumah. Ini sangat jelas terlihat dengan mata kepala kami. Belum lagi pertandingan yang sama pada zona 2 di Selayar diwarnai juga aksi tidak netral,” ungkap Andi Mauragawali, Opu demikian sapaan akrabnya.

Lanjut Opu, Sebagai Ketua Askab PSSI Bulukumba, pihaknya meminta kepada Asprof PSSI Sulsel harus bertanggungjawab penuh atas penugasan wasit yang ia sebut tidak becus dan perlu pertanyakan sertifikat wasitnya.

“Kami mensinyalir semua pertandingan sudah diatur oleh oknum tertentu untuk memenangkan pertandingan, karena kenapa, itu dapat dilihat mulai kesiapan lapangan pemondokan wasit disatukan dengan team lapangan pertandingan tidak dipersyaratkan sebagaimana yang ada dalam peraturan pertandingan Pra porda,” bebernya.

Opu menegaskan, sangat jelas hal tersebut adalah bentuk kesewenang wenangan oknum mafia yang mau menghalalkan segala cara tanpa mau bertindak sportif.

“Bagi kami kemenangan bukan yang utama tapi mari kita tunjukkan semangat dan sportifitas yang tinggi untuk membangun sepak bola di Sulsel dan yang ada di daerah,” jelasnya.

Opu juga membeberkan, wasit yang memimpin laga Makassar vs Bulukumba adalah wasit yang juga memimpin pertandingan Selayar vs Bantaeng hingga berujung ricuh.

“Wasit ini dibawa ke Makassar oleh Ketua Asprof Sulsel menggunakan pesawat dari Selayar ke Makassar. Kalau Asisten Wasit 1 namanya Bahtiar asal Enrekang, Asisten Wasit 2 namanya Fajar asal Pinrang dan Wasit Cadangan bernama Jusman dari Enrekang,” bebernya.

Informasi yang dihimpun Upeks, Manager Sepak Bola Bulukumba, Tomy Satria Yulianto yang memantau langsung laga tersebut nampak marah dengan tegas melayangkan protes terhadap wasit dan pihak panitia.

Namun apa yang terjadi, saat melayangkan protes Tomy Satria yang juga Wakil Bupati Bulukumba ini malah didorong oleh pihak oknum tertentu.

“Luar biasa memang kecurangannya wasit,” ungkap Tomy Satria.

Sekadar diketahui pihak Asprof PSSI Sulsel hari ini, Sabtu (6/5/17) mengundang Manager Team sepak bola Bulukumba untuk rapat, pukul 11.00 siang di Warkop Sija, Ruko Topas, Jln. Boulevard Makassar.

Namun sebelum rapat digelar, dalam pernyataannya Manager Team Sepak Bola Bulukumba, Tomy Satria Yulianto meminta kepada Asprof PSSI Sulsel untuk menghadirkan team Delegasi KONI Sulsel.

“Saya harap untuk dihadirkan team delegate KONI Sulsel sebagai penyelenggara Pra Porda dalam pertemuan ini, sekaligus penyampaian secara resmi protes dari Team Pra Porda Bulukumba,” tegas mantan Wakil Ketua DPRD Bulukumba ini. (Penulis: Sufri).

Most Popular

To Top