Ramadan, BI Sebar Rp15 Triliun Uang Kartal – Upeks.co.id
IMG-20170130-WA0037
PERBANKAN FINANCE

Ramadan, BI Sebar Rp15 Triliun Uang Kartal

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Jelang bulan Ramadan, Bank Indonesia Sulsel menyiapkan uang kartal sebesar Rp15 triliun. Uang tersebut akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang melonjak di momentum puasa dan lebaran ini.

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) BI Sulsel, Wiwiek Sisto Widayat, menjelaskan, di bulan Ramadan persebaran uang kartal jelas akan dipasok lebih besar lagi. Tambahan pasokan disiapkansampai Rp15 triliun.

“Uang kartal tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Sulsel dan beberapa daerah di sekitar Sulsel,” jelas Wiwiek, kepada Upeks, Jumat (12/5/17).

Wiwiek menjelaskan, jumlah tersebut akan didistribusikan ke Kantor BI yang berada di bawah koordinasi Kanwil yaitu Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Ambon, dan Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat.

Pasalnya, Kanwil BI Sulsel masih merupakan Kantor Depo Kas (kantor penghubung distribusi uang kartal/tunai dari BI pusat ke daerah-daerah).

“Sekitar 40 persennya akan digunakan untuk memenuhi masyarakat sulsel. Selebihnya 60 persen akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan di beberapa provinsi di atas,” ujarnya.
Lanjut Wiwiek, waktu distribusinya akan dilakukan bertahap. Disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah tersebut.

Dibandingkan pada momentum yang sama tahun lalu, uang kartal yang disiapkan tahun ini jauh lebih besar. Dimana tahun lalu uang kartal/tunai yang disiapkan sebesar Rp9,2 triliun selama Ramadan dan Idulfitri 2016.

Adapun BI Sulsel juga mencatat, aliran masuk uang kartal ke kas Bank Indonesia (cash inflow) mengalami penurunan sebaliknya aliran keluar (cash outflow) mengalami peningkatan.

Pada Maret 2017, jumlah uang kartal yang masuk (cash inflow) ke kas Bank Indonesia tercatat Rp811,26 miliar, menurun-33,23% (mtm) dari Februari 2017 sebesar Rp403,71 miliar.

Sebaliknya, uang kartal yang keluar dari kas BI (cash outflow) sebesar Rp711,46 miliar, meningkat 119,08%(mtm) dari Februari 2017 yang tercatat Rp324,75 miliar. Kondisi tersebut mengakibatkan net inflow yang masuk ke Bank Indonesia menurun dari Rp890,22 milyar pada Februari 2017 menjadi Rp99,80 miliar di Maret 2017. (hry/suk)

Click to comment
To Top