Transaksi Pasar Saham Tembus Rp2,9 Triliun – UPEKS
KEUANGAN

Transaksi Pasar Saham Tembus Rp2,9 Triliun

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Pasar saham kian menunjukkan perkembangan positif di Sulawesi selatan. Posisi April 2017 transaksinya melejit menembus Rp2,9 triliun dengan pertumbuhan mencapai 46.77 persen secara tahunan alias year on year (yoy).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi Maluku dan Papua (Sulampua) mencatat posisi April 2017 nilai transaksi tersebut sejalan pertumbuhan jumlah rekening. Jika jumlah Rekening Efek April 2016 sebanyak 7,239 rekening, April 2017 jumlahnya sudah 9,289 rekening atau tumbuh 28.32 persen.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Makassar, Fahmin Amirullah mengatakan, penambahan investor dari tahun ketahun menunjukkan tren membaik. Jika pada beberapa tahun sebelumnya penambahan hanya dikisaran 700 investor pertahunnya, tahun 2016 lalu sudah sampai 3.300 investor.

“Tahun lalu kami target 5.000, realisasinya 80 persen. Tapi, itu sudah sangat signifikan dibanding tahun sebelumnya,” ucap Fahmin.

Tahun ini, targetnya masih sama, 5.000 investor. Fahmin meyakini penambahan bisa terealisasi lebih tinggi dari tahun lalu. Nampak dari transaksi yang kian menanjak. Jika tahun lalu transaksi mencapai Rp6,9 triliun atau rerata dikisaran Rp60 miliar sebulan awal tahun (Januari) ini dibuka dengan transaksi hingga Rp771 miliar.

“Awal yang baik untuk transaksi tahun ini. Januari bisa sampai Rp771 miliar bahkan April tembus Rp2,9 triliun,” sebutnya.

Secara akumulasi, jumlah investor di Sulsel saat ini sekitar 9.000 investor. Sebanyak 40 % diantaranya berasal dari kalangan akademisi, utamanya mahasiswa. Sisanya guru, PNS dan masyarakat umum.

Mahasiswa menjadi pangsa pasar bursa saham yang sangat strategis. Bursa saham dinilai mendukung posisi kajian dan kebutuhan mahasiswa, sehingga turut andil. Apalagi, cukup Rp100 ribu sudah bisa memiliki rekening efek.

“Kita akan terus menyasar kalangan mahasiswa. Tahun ini kita akan wujudkan galeri investasi menjadi enam galeri yang tersebar di kampus kampus,” paparnya.

Ini semakin terpacu dengan rencana ekspansi dua perusahaan securitas. Adapun jumlah perusahaan securitas di Sulsel saat ini sebanyak 14 perusahaan.”Tapi, apakah jadi ekspan tahun ini atau tidak kita belum tahu pasti. SDM masih jadi kendala. Makanya, kita ke kampus kampus bukan semata sosialisasi tapi menyaring SDM,” tutupnya. (hry).

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!