Yamaha Fokus Pasarkan Aerox 155 – Upeks.co.id
MOBIL MOTOR

Yamaha Fokus Pasarkan Aerox 155

Spare Part 125 Tetap Diproduksi

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Setahun diproduksi, Aerox 125 dihentikan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Keputusan ini diambil setelah Yamaha menghadirkan Aerox dengan kapasitas mesin yang lebih besar, Aerox 155VVA.

Divisi Promosi PT Suraco Jaya Abadi Motor Astam H, membenarkan hal itu. “Iya, biasanya kalau sudah ada type terbaru model lama sudah tidak dibuat lagi, kecuali spare partnya,” ujarnya kepada Upeks melalui seluler, Selasa(16/5/17).

Meskipun seperti itu, PT Suraco Jaya Abadi Motor masih menjual Aerox 125 karena mengingat produknya masih banyak. Tapi, ketika kelak produknya habis, otomatis tak lagi diproduksi karena Aerox 125 sejatinya sudah mengalami suntik mati. “Ya namanya juga stop produksi sudah pasti tidak dibuat lagi, yang dibuat tinggal sparepartnya. Contoh Mio K, mio GT, RX King yang tidak diproduksi tapi kan kalau cari alatnya tinggal ke bengkel karena suku cadangnya masih diproduksi,” ungkapnya.

Astam menegaskan, Aerox 125 yang sudah tidak diproduksi lagi adalah kejadian yang biasa dalam bisnis otomotif. Ia mengatakan semua kendaraan roda dua akan mengalami apa yang dialami oleh Aerox 125 jika pengeluaran terbarunya dirancang dan dipasarkan. Semua kendaraan roda dua sama akan seperti itu. Merk X sudah tidak dibuat dua tak-nya, merk Z sudah diganti model bodinya tapi mesinnya masih itu,” ujarnya.

Sebelumnya Aerox 125 diluncurkan oleh Yamaha di Januari 2016 lalu. Jarak antara umur Aerox 155 VVA hanya berselang setahun saja, di mana motor Aerox terbaru itu diluncurkan pada Maret 2017 lalu. Artinya, tak lama Aerox 125 diproduksi di pasar otomotif, akhirnya diberhentikan produksinya, mengingat tipe terbarunya sudah diluncurkan, dengan tipe mesin dan desain yang lebih baik lagi.

Yamaha secara resmi menghentikan penjualan Aerox 125. Skutik dengan setir telanjang ala X-Ride ini rupanya harus mengalah demi kedigdayaan Aerox 155 yang saat ini terus diminati pasar bersama dengan skutik gambot NMax. Jika menelusuri situs resmi Yamaha, Aerox 125 kini sudah tak lagi ditampilkan Yamaha Indonesia.

Langkah yang ditempuh Yamaha sepertinya logis. Sebab Aerox 125 sepanjang perjalanan karirnya kurang mampu menorehkan catatan manis penjualan. Motor yang dirilis resmi pada Januari 2016 lalu itu, selama satu tahun terjual sebanyak 23 ribuan unit. Trennya pun sejak kuartal ketiga sudah terus menurun.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) sepanjang tahun 2016, penjualan Aerox 125 tertinggi ada pada bulan Januari 2016, saat baru saja diluncurkan. Motor itu terjual sebanyak 5.738 unit. Sementara di akhir tahun 2016, tepatnya Desember, hanya mencatatkan penjualan sebanyak 17 unit. Praktis skutik ini menjadi satu-satunya produk yang berumur sangat pendek dari Yamaha.

Menurut General Manager Aftersales and Public Relation Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Muhammad Abidin, Aerox sudah disuntik mati sejak bulan lalu. Sementara fakta di lapangan bahkan Aerox 125 sudah tak lagi terlihat sejak awal tahun 2017. “Ya, benar sudah tidak lagi diproduksi sejak bulan lalu. Karena sudah ada Aerox 155 VVA,” kata Abidin.

Angka penjualan Aerox 125 tentu jauh jika dibandingkan dengan Aerox 155. Motor berbodi bongsor itu bahkan menjelma jadi produk yang tengah menjangkiti banyak kalangan pencinta roda dua. Penjualannya terus moncer seiring makin padatnya lalu lintas di sejumlah jalan di Tanah Air.

Sekadar diketahui, Aerox saat ini dijual dengan banderol mulai Rp21,950 juta on the road Jakarta. Harga ini lebih murah dari NMax yang saat ini ditawarkan dengan harga paling murah Rp25,700 juta on the road Jakarta.(mg3)

Click to comment
To Top