600 Ribu Warga Belum Rekam e-KTP – UPEKS
ANEKA

600 Ribu Warga Belum Rekam e-KTP

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdukcapil Dalduk KB) Sulsel mencatat, hingga saat ini masih terdapat 600 ribu warga wajib KTP yang belum melakukan perekaman KTP elektronik.

Hal ini tentu akan menjadi masalah yang perlu segera diselesaikan, mengingat 2018 mendatang, Sulsel akan Menggelar Pilkada serentak. Salah satunya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel.

Kepala Bidang Kelembagaan Kependudukan Disdukcapil Dalduk KB Sulsel, M Muchlis menjelaskan, saat ini masih ada sekitar 600 ribu warga wajib KTP, yang berarti masuk daftar pemilih, tetapi belum melakukan perekaman KTP elektronik.

Jumlah penduduk di Sulsel saat ini sebanyak 9,5 juta dan wajib pilih sekitar 7,1 juta orang. “Hanya saja, pada tahap perekaman pertama KTP elektronik, Sulsel hanya dapat 164 keping KTP. Tapi sebagain sudah punya surat keterangan perekaman. Dan kabupaten/kota juga sudah melakukan perekaman masing-masing 80%. Targetnya Desember bisa terekam semua,” ungkap Muchlis, kemarin.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Sulsel dari Fraksi PKS, Sri Rahmi meminta, agar persoalan KTP bisa rampung dan 100% sudah melakukan perekaman pada Januari 2018, termasuk 600 ribu orang itu.

Alasannya, meskipun sudah masuk usia wajib pilih, jika belum melakukan perekaman KTP ekektornik akan kehilangan hak suaranya saat Pilkada digelar.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Iqbal Latief menjelaskan, persoalan tersebut akan sangat berpengaruh pada tingkat partisipasi warga dalam pemilihan kepala daerah.

“Untuk data pemilih, karena masih banyak yang belum melakukan perekaman KTP elektronik padahal sudah bersyarat memilih. Dan untuk partisipasi pemilih juga selalu turun dari 2008 yang hanya 72%, jadi 70% pada 2013. Sehingga 2018 kita ditarget 77,5%. Karena jika partisipasi turun terus, entah bagaimana kualitas demokrasi di Sulsel ini,” katanya.(eky/rif)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!