Lampaui Target, Panin Perpanjang PHAS – Upeks.co.id
IMG-20170130-WA0037
PERBANKAN FINANCE

Lampaui Target, Panin Perpanjang PHAS

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Selama pergelaran Panin Home & Auto Show (PHAS) 2017, ternyata di luar ekspektasi pihak penyelenggara. Pengunjung ramai dan membeludak. Olehnya itu, pihak Panin memperpanjang promo hingga minggu ini.

Regional Manager Bank Panin KTI, Andi Hudli Huduri, mengatakan, pihaknya memperpanjang batas waktu promo, lantaran tingginya animo masyarakat dalam pameran tersebut.

“Perpanjangan ini berlaku hingga satu pekan ke depan. Masih banyak masyarakat yang belum terakomodir, berdasarkan laporan dari peserta pameran,” ucapnya, kemarin.

Dia menjelaskan, berdasarkan data yang terinput pihaknya mengklaim transaksi melampaui target.

Total transaksi mencapai Rp87,2 miliar, dari target Rp75 miliar.

Dia bilang, pada penyelenggaraan PHAS 2017, pihaknya menargetkan transaksi Rp25 miliar untuk penjualan mobil. Tapi realisasi berhasil menembus angka Rp31,4 miliar.

Dimana, transaksi Panin Home and Auto Show di hari pertama mencatatkan transaksi penjualan mobil senilai Rp6,8 miliar dan Rumah Rp11,3 miliar. Di hari kedua tercatat transaksi mobil Rp7,9 miliar dan rumah Rp17,2 miliar. Hari ketiga tercatat transaksi mobil senilai Rp9,6 miliar dan rumah Rp15,6 miliar.

“Target sudah terlampaui. Awalnya kami menarget transaksi sekitar Rp25 miliar untuk mobil. Namun faktanya mobil tercapai sekitar Rp31,4 miliar. Sedangkan rumah ditarget Rp50 miliar namun pencapaian Rp55,8 miliar,” ujarnya.

“Jumlah ini akan terus bertambah, masih banyak yang belum closing,” ungkapnya.

Promo bunga khusus murah, 2,95 persen untuk KPM dan KPR 6,88 persen inilah yang masih berlaku.

Selain suku bunga murah, pameran yang berlangsung di Mal Ratu Indah (MaRI), 11-14 Mei 2017 tersebut, banyak kemudahan yang ditawarkan ke masyarakat.

Diantaranya, bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, dan persetujuan di tempat. Momen pameran saat ini sangat tepat, lantaran menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

“Biasanya jelang Ramadan konsumsi masyarakat meningkat, karena ingin menikmati mobil dan rumah baru saat lebaran nanti,” jelasnya.

Sementara, Ketua Real Estate Indonesia (REI) Sulsel, Arief Mone, bertutur, penyelenggaraan pameran sangat diharapkan pengembang, lantaran bisa mendorong tingkat konsumsi masyarakat.

Menurutnya, pasca pameran, penjualan mulai meningkat lantaran masyarakat sudah mempunyai gambaran produk properti yang akan di beli.

“Kalau pameran banyak yang sekadar survei saja, setelah pameran baru ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Salah satu booth otomotif Chevrolet, Ahmadi mengaku telah membukukan 45 SPK,” pungkasnya. (nda/suk)

Click to comment
To Top