Setahun, 55 Kasus OTT di Sulsel – Upeks.co.id
MAKASSAR CITY

Setahun, 55 Kasus OTT di Sulsel

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, mencatat sedikitnya 55 kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) sejak Juli 2016 hingga Mei 2017 yang ditangani jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel.

Wakil Direktur ACC Sulawesi, Abdul Kadir Wokanubun mengatakan, kasus Pungutan Liar (Pungli) yang dirilis ini merupakan data OTT sejak Juli 2016 hingga Mei 2017.
“Data yang dirilis Polda, ada 49 kasus OTT. Jumlah pelaku 89 orang dan jumlah bukti uang tunai sekitar Rp170 juta. Ini tentu kami apresiasi, tapi kebanyakan dari kasus ini tidak jelas,” kata Kadir, Kamis (18/5/17).

Menurut Kadir, dua tahun terakhir ini, jajaran Polda Sulsel tidak terbuka dalam penanganan kasus pungli, bsik yang melibatkan anggota kepolisian dan PNS di lingkup kepolisian.

“Dari catatan, ada enam kasus yang ditangani tidak jelas dan tidak dilanjutkan proses pidananya. Karena itu hanya mentok sampai sidang disiplin saja,” ucap Kadir.

Enam kasus itu lanjut Kadir, yakni pungli pengurusan STNK di Takalar, pungli terhadap supir Truk di Barru-Parepare, pengurusan SIM di Polres Barru, Pungli honorer di Gowa, dan dua kali operasi Rutin dijalanan.

“Kalau data kami, ada 55 kasus pungli yang di OTT jajaran Polda Sulsel. Tahap penyelidikan 28 kasus dan penyelidikan 27 kasus. Tersangkanya, 38 PNS, 21 Honorer, 18 polisi, Instansi Pendidikan lima orang, pemungut retribusi pasar tujuh orang dan 17 swasta atau umum,” lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, semua kasus pungli jelas penanganannya. Karena laporannya sampai ke Presiden RI, Jokowi. ACC harus baca bagaimana ketentuan-ketentuan tentang tim Saber Pungli.

Terkait anggota yang melanggar, kata Dicky sudah ditindak dan semua transparan. Tidak mungkin kata Dicky, Polda Sulsel melanggar. Penindakannya itu bisa berupa sanksi penundaan kenaikan pangkat, mutasi, tidak bisa sekolah dan lainnya.

“Saya mau tanya, dari mana data 18 anggota oknum kepolisian. Data dari mana itu yang diambil ACC. Data kami itu dari Irwasda selaku penanggungjawan tim Saber Pungli dan data yang sah sampai ke Presiden,” katanya. (jay/ris)

BERITA POPULER

To Top