Danny Sulit Bangun Kekuatan – Upeks.co.id
IMG-20170130-WA0037
PARLEMENTARIA

Danny Sulit Bangun Kekuatan

Tiga Gerbong Besar Sudah Terbagi

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Bosowa (Unibos), Arief Wicaksono menyebut incumbent Mohammad Ramdhan Danny Pomanto bakal kesulitan membangun kekuatan menjelang Pilwali Kota Makassar 2018 mendatang.

Menurut Arief, itu jika gerbong mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin yang total mendukung Danny di Pilwali 2013 silam menarik diri dan beralih ke kandidat lain seperti Syamsu Rizal.

“Kekuatan Danny tentu sangat berubah jika gerbong Ilham dan Partai Demokrat kedepan mengambil jalan terpisah. Apalagi ada nama Syamsu Rizal yang merupakan wakil Danny Pomanto dan dikenal sebagai loyalis Ilham,” terangnya.

Lebih lanjut Arief mengatakan, pintu Danny Pomanto seakan terasa sulit untuk menggaet gerbong di luar Ilham. Itu lantaran beberapa figur yang menyatakan siap untuk maju seperti Farouk M Betta sebelumnya sudah mendapat sinyal dukungan dari Ketua Partai Golkar Sulsel Nurdin Halid.

Selanjutnya kekuatan dari klan Yasin Limpo (YL), tentunya mengarah ke Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo dan Direktur Utama PDAM Kota Makassar Haris Yasin Limpo jika salah satunya jadi ikut bertarung di Pilwali nantinya.

“Sejauh ini di gerbong non-Ilham sudah diisi oleh Farouk melalui figur Nurdin Halid, atau Irman dan Haris Yasin Limpo (None dan Nyanyang) melalui figur Syahrul Yasin Limpo,” lanjutnya.

Terlebih, sambung Arief akhir-akhir ini politik identitas berdasarkan etnis dan budaya mulai mencuat. Sehingga menguatnya sentimen putra daerah yang akan memimpin Makassar harus cepat direspon oleh Danny.

“Danny harus cepat menyadari sekaligus mengantisipasi situasi ini. Karena akan sedikit menurunkan bargaining power positionnya untuk mendapatkan simpati dari gerbong kekuatan non-Ilham atau Demokrat dan Syahrul Yasin Limpo,” tuturnya.

Konsultan Citra Indonesia (KCI) LSI Group pimpinan Danny JA menyebut Ilham Arief Sirajuddin (IAS) masih berpengaruh dalam Piwali.

“Jika endorsement IAS saat ini masih di atas 30%. Artinya, siapa pun yang didukung oleh IAS dalam Pilwali mendatang, tentu memberikan peluang besar untuk terpilih menjadi Wali Kota Makassar,” jelas Rasmuddin selaku Manajer KCI LSI Group.

Menurutnya yang pertama adalah persepsi kemampuannya. Dimana mayoritas publik menilai jika sosok IAS masih menjadi tokoh pembangunan Kota Makassar.

“Hampir semua program pembangunanya terbukti, bukan program coba-coba. Jadi wajar jika aneka prestasi banyak diraih oleh Pak Ilham semasa menjabat,” papar Rasmuddin.

Kedua, personaliti IAS yang menjadi tokoh sangat hangat dan mudah akrab kesiapa saja dan di mana saja. Kata Rasmuddin, publik menilai, jika IAS adalah tokoh Sombere yang betul-betul tulus dari hatinya dan tak tergantikan. (and/mah)

Click to comment
To Top