Pemprov Diminta Tuntaskan Pembahasan APBD-P – UPEKS
ANEKA

Pemprov Diminta Tuntaskan Pembahasan APBD-P

MAKASSAR,UPEKS– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel diminta untuk fokus menyelesaikan tahapan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daera Perubahan (APBD-P) tahun 2017. Kendati aturan mendahulukan KUA PPS APBD Pokok 2018, tetapi penyelesaian anggaran perubahan juga tidak boleh terlambat dari waktu.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, M Roem mengatakan, pihaknya secara langsung telah meminta Sekprov Sulsel, yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Sulsel, Abdul Latif, membahas masalah itu.

“Dua hari lalu Kebijakan Umum Anggaran dan Flafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Pokok 2018 sudah masuk. Kami bicarakan dengan Pak Sekda selaku Ketua TAPD, agar setelah pembahasan KUA-PPAS
Pokok, hari Senin pekan depan (14/8/17) kita harus bahas dulu KUA-PPAS perubahan 2017, karena ini kan harus selesai September,” ungkapnya usai bertemu Sekprov Sulsel, Abdul Latif, di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (8/8/17).

Menurutnya, jika mengacu pada aturan Permendagri Nomor 13 Tahun 2006, KUA-PPAS APBD Perubahan harus selesai MoU paling lambat minggu kedua Agustus. Sebab hal ini juga berkait dengan aturan dalam PP Nomor 18 Tahun 2017, jika sampai akhir Agustus anggaran perubahan tidak selesai, maka per September anggota dewan tidak akan menerima gaji.

“Kalau tidak selesai Agustus ini perubahan, September dewan tidak boleh lagi terima gaji. Karena batasnya dalam aturan, paling lambat tiga bulan sudah harus lahir perda-nya. Makanya kita harus dahulukan itu. Sesuai aturan, anggaran perubahan itu MoU-nya harus selesai paling lambat minggu kedua Agustus,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni’matullah menambahkan, fokus percepatan pembahasan anggaran perubahan tidak masalah dilakukan, lantaran KUA-PPAS APBD Pokok 2018 masih banyak yang harus dilengkapi sesuai
masukan banggar.

“Jadi diperbaiki dulu masukan teman-teman banggar. Sambil menunggu itu, mulai hari Senin kita masuk dulu selesaikan APBD Perubahan. Beberapa masukan banggar itu diantaranya, masih ada angka-angka dalam
usulan sementara yang masih banyak kosong, terutama DAK dan DAU dari pusat, yang angkanya belum konkret. Itu selesaikan dulu,” terangnya.

Menurut dia, mempercepat penyelesaian pembahasan anggaran perubahan perlu dilakukan. “Perubahan harus cepat selesai, jangan sampai TAPD tidak siap karena masih fokus pada APBD Pokok 2018. Padahal APBD Pokok ini kan nanti November, cukup KUA PPAS-nya saja yang harus cepat selesai,” pungkasnya.

Jika pembahasan anggaran perubahan dilakukan mulai awal pekan depan, ia berharap MoU bisa dilakukan saat masuk pekan terakhir Agustus. “Jadi awal pekan kita bahas, akhir pekan kita harap bisa MoU. Kalau
perubahan kan tidak terlalu banyak,” katanya.

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Sulsel, Jufri Rahman menjelaskan, khusus soal APBD Pokok 2018 pihaknya akan kembali melakukan penataan ulang. Selain itu, Bappeda juga akan membahas
kebijakan umum perubahan anggaran (KUPA) 2017.

“Kita bahas KUA-PPAS Pokok dulu, setelahnya baru masuk perubahan. Karena memang aturannya seperti itu. Sebab dalam perubahan itu membahas SILPA 2016, untuk bisa digunakan dalam anggaran perubahan,”
jelasnya.(eky/rif)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!