Toraja Dipilih Sambut Tamu IMF-World Bank – Upeks.co.id
ANEKA

Toraja Dipilih Sambut Tamu IMF-World Bank

(dari kiri) Asisten Direktur Bank Indonesia Task Force on IMF-WB Annual Meeting 2018 Arditya Dinar Fiskiawan bersama Director Regional Office of Bank Indonesia South Sulawesi Province Dwityapoetra Soeyasa Besar, Senior Resident Representatives IMF John G Nelmes, memberikan penjelasan tentang rencana kegiatan International Monetery Fund (IMF)-World Bank (WB) Annual Meeting 2018 mendatang.

Makassar, Upeks–Toraja terpilih sebagai satu dari lima destinasi wisata yang bakal dijadikan sebagai daerah tujuan kunjungan peserta Annual Meeting 2018 mendatang nanti. Terdapat Lima daerah yang dipilih yaitu, Danau Toba, Yogyakarta, Toraja, dan Labuan Bajo.

Infrastruktur di lima destinasi wisata itu akan dipacu pembangunannya lebih cepat dan lebih baik untuk menyambut tamu-tamu yang terdiri dari Gubernur Bank dan Menteri Keuangan negera-negara anggota IMF-WB.

Hal itu diungkapkan Senior Resident Representative IMF di Indonesia, John G Nelmes yang didampingi Asisten Direktur Bank Indonesia Task Force on IMF-WB Annual Meeting 2018 Arditya Dinar Fiskiawan dan Director Regional Office of Bank Indonesia South Sulawesi Province Dwityapoetra Soeyasa Besar, Selasa malam tadi.
Lima daerah itu akan menjadi daerah tujuan tambahan yang akan didatangi oleh para peserta IMF-WB Annual Meeting yang akan diselenggarakan di Bali Oktober 2018 mendatang.
Kegiatan ini merupakan pertemuan rutin yang diselenggarakan oleh IMF dan World Bank sekali dalam dua tahun. Pertemuan ini merupakan pertemuan terbesar dunia dalam bidang ekonomi dan keuangan, yang menghadirkan Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan dari 189 negara anggota serta sektor privat, akademisi, NGO dan media. Secara keseluruhan, total peserta mencapai 15.000.
“Dalam pertemuan tersebut, turut diselenggarakan berbagai side events, seperti seminar, investment forum, FGD, workshop, dan cultural events. Akan ada ribuan meeting yang akan diselenggarakan di tempat itu,” ujar Arditya.
Pertemuan ini diharapkan akan memberikan manfaat bagi Indonesia baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, khususnya dalam peningkatan cadangan devisa, perdagangan dan investasi, pariwisata serta kepemimpinan Indonesia di kawasan.
“Tujuan utama penyelenggaraan AM 2018 adalah menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia dan Asia sebagai ekonomi yang reformed, resilient, dan progressive,” tambahnya. (*)

Most Popular

To Top