Transaksi di FESyar Capai Rp32 Miliar – Upeks.co.id
PERBANKAN FINANCE

Transaksi di FESyar Capai Rp32 Miliar

 

 

MAKASSAR, UPEKS — Festival Ekonomi Syariah (FESyar) tingkat Kawasan Timur Indonesia 2017 pada 25-27 Agustus 2017 lalu di Phinisi Point mall mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Hal itu nampak dari jumlah pengunjung sebanyak 23 ribu dengan transaksi sekitar Rp32 miliar.

Jumlah transaksi tersebut berasal dari transaksi produk keuangan (Finance) dan Penjualan aneka produk UMKM (Food and Fashion).

“Yang jelas transaksi produk keuangan mendominasi,” kata Bambang Kusmiarso, Kepala Perwakilan BI Sulsel dalam jumpa pers di kantornya, Selasa (5/9).

Bambang menjelaskan, kendati waktu pelaksanaan masih terbatas tiga hari dan masyarakat belum banyak yang mengetahui kegiatan tersebut, namun animo masyarakat menyambut produk ekonomi syariah sangat besar.

“Ini menunjukkan bahwa potensi pengembangan ekonomi syariah itu masih cukup besar,” ujarnya.

Sekadar diketahui, tema yang diangkat dalam FESyar 2017 yaitu mendorong pengembangan kegiatan kewirausahaan dan UMKM berbasis ekonomi syariah. Fesyar kali ini dibagi menjadi 2 bagian besar, yaitu Shari’a Forum dan Shari’a Fair. Shari’a forum diadakan untuk mengangkat dan berdiskusi mengenai berbagai topik dan kajian pengembangan ekonomi syariah.

Sementara Shari’a Fair dibuka untuk umum, dirancang untuk meningkatkan minat dan pemahaman masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah termasuk mempromosikan usaha berbasis syariah. Hal utama yang diangkat dalam Shari’a Forum adalah mengenai pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan Islamic social finance, edukasi/kurikulum ekonomi dan keuangan syariah.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain seminar model pemberdayaan pesantren dengan narasumber yang berasal dari Pondok Pesantren As-Adiyah Sulawesi Selatan, Ponpes Shuffah Hizbullah Maluku dan Ponpes Al-Muhajirin Darussalam dari Sulawesi Tenggara.

Selain itu ada talkshow pengembangan Islamic social finance dalam rangka mewujudkan masyarakat sejahtera, entrepreneur muda berbasis syariah, pengembangan industry halal, optimalisasi zakat dalam pengembangan ekonomi daerah, kurikulum pendidikan syariah dan blue print ekonomi syariah.

Dalam Shari’a Fair, tema yang dikhususkan adalah aspek-aspek ekonomi syariah yang berpotensi untuk dikembangkan, yaitu 5F: Finance (keuangan), Fashion, Food (kuliner), Funtrepreneur (wirausaha), dan Fundutainment (pendidikan dan hiburan). Shari’a Fair menampilkan rangkaian pameran produk-produk UMKM kreatif berbasis syariah yang juga disertai dengan talkshow, workshop, hiburan dan kuliner berbasis syariah. Dengan penyelenggaraan Shari’a Fair, masyarakat dapat berkenalan dan bersentuhan langsung dengan produk ekonomi dan keuangan syariah.

FESyar sendiri merupakan kerjasama semua pihak baik Pemerintah Daerah, MUI, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga jasa keuangan, asosiasi, UMKM, akademisi dan juga rekan media serta masyarakat umum. (hry/mah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top