Ini Lima Cara Berhenti Merokok ala Baharuddin yang Bisa Anda Bisa Coba – Upeks.co.id
SULSEL MEMBANGUN

Ini Lima Cara Berhenti Merokok ala Baharuddin yang Bisa Anda Bisa Coba

ENREKANG, UPEKS.co.id — Baharuddin salah seorang Komisioner Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Kabupaten Enrekang yang dulunya seorang pecandu nikotin ini berhasil menjauh dari benda yang menurutnya sama sekali tidak ada manfaatnya tersebut.

Meskipun menurutnya, bagi para perokok aktif, menghentikan kegiatan merokok mungkin menjadi salah satu hal yang sulit dilakukan. Meskipun berbagai risiko kesehatan akibat merokok sudah dibeberkan, namun tidak mudah bagi mereka meninggalkan kebiasaannya tersebut.

Dari pengalaman pribadinya mungkin, apa yang disampaikan komisioner baznas Enrekang Baharuddin, berikut ini bisa menjadi pertimbangan bagi para perokok untuk berhenti merokok.

“Ada satu hadis yang artinya, setiap perbuatan baik adalah sedekah. Hadis ini pun berlaku bagi para perokok yang hendak mencoba menghentikan kebiasaannya,” kata Bahar.

Ternyata bagi mantan Anggota KPU ini,  untuk berhenti merokok adalah hal yang sangat sederhana,  satu yakini bahwa merokok itu merusak diri,  kedua yakini merokok itu tidak bermanfaat, ketiga merokok itu kecanduan,  candu itu haram dan dosa bagi pelakunya. Keempat,  jauhkan, kurangi dan hindari lingkungan perokok, kelima banyak membaca literasi dan vedeo anti rokok.

“Saya sarankan simak vedeonya A. Agim ‘ ganti merokok dengan bersedekah. Setiap ingin merokok dan dia tahan ‘nafsunya’ itu dengan niat menahan keburukan dan melakukan kebaikan demi Allah SWT, maka setiap kebaikan adalah pahala untuknya,” ujar bahar, Jumat (8/9/17).

Selanjutnya Bahar memberikan bayangan, ketika orang ingin berjihad dengan bersungguh-sungguh berhenti merokok karena Allah SWT.

“Saat dia menahan keinginan atau nafsunya untuk merokok itu adalah shadaqah,” kata Ketua  MPK PDM Enrekang ini.  Dengan kata lain, ladang amal untuk orang-orang yang ingin berhenti merokok sangat terbuka,” katanya. Dia pun mengajak para perokok berhenti merokok dan niatkan berlomba-lomba dalam kebaikan.

Menahan untuk tidak merokok adalah sebuah kebaikan. Apalagi jika uang yang biasa dia gunakan untuk membeli rokok ditabung dan di sedekahkan,  Apabila dalam sehari menabung  Rp20 ribu, sebulan Rp600.000, makan setahun Rp 7.200.000 maka dalam  5 tahun bisa naik haji dan umrah, sebanyak itu uang terkumpul tanpa sadar kita larut dalam kesia-siaan hidup.

“Ayo alihkan uang rokok untuk yang bermanfaat, misal shadaqah, kurban, haji. Dan ingat, setiap menahan rokok adalah shadaqah,” ujar Bahar. ( Penulis: Sry)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top