Lagi, Tim PETI Amankan Sembilan Pompa, Serta Lima Truk Penambang Liar – UPEKS
KRIMINAL

Lagi, Tim PETI Amankan Sembilan Pompa, Serta Lima Truk Penambang Liar

GOWA, UPEKS co.id— Tim terpadu penertiban Penambangan Tanpa Izin (PeTI) Kabupaten Gowa kembali mengamankan lima unit truk, beserta sembilan Pompa penyedot pasir yang digunakan untuk melakukan aktivitas penambangan liar di kawasan kampung Sogaya,  Desa Julukanaya, Kecamatan Pallangga, Kamis (14/9/2017) sekira pukul 10.00 Wita.

Tim peti yang dipimpin oleh kapolres Gowa, AKBP Aris Baklchtiar bersama kasatpol PP, Alimuddin Tiro ini selain menyita barang bukti, juga berhasil mengantongi identitas Pemilik lokasi tambang liar.

“Saat kami kelokasi oparator dan supir truk nya sudah tidak ada dilokasi, mereka berhasil kabur sebelum kita tiba. Namun identitas  pemilik tambang ini kita sudah kantongi,  bernama Daeng Siama dan Daeng Siriwa,” kata Kasatpol PP Gowa, Alimuddin Tiro saat masih di lokasi tambang liar.

Penangkapan dan penertiban aktivitas penambangan liar itu membuat Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan cukup prihatin. Pasalnya, menurut bupati ulah penambang makin merajalela. Selain menggunakan alat berat axcavator di lahan kering, para penambang pun menggunakan alat mesin pompa untuk menambang pasir dari dalam lahan basah seperti sungai dan rawa-rawa.

“Sekarang cara menambang tidak lagi memakai excavator, tapi memakai pompa penghisap. Ini jauh lebih berbahaya, karena nampak di atas tidak ada apa-apa tapi dibawahnya sudah kosong atau habis tergerus. Ini justru sangat berbahaya karena bisa menimbulkan malapetaka,” tandas bupati.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, juga memastikan penertiban semacam ini akan terus dilakukan hingga tidak ada lagi aktivitas tambang liar di Gowa. “Mereka menambang di tempat-tempat yang tidak seharusnya ada aktivitas tambang. Ini merusak lingkungan. Makanya kita akan terus melakukan upaya untuk menghilangkan aktivitas tambang liar ini,” tegasnya.

Lokasi penambangan pasir itupun berada di rawa-rawa yang merupakan eks galian tambang tanah uruq yang sudah lama tidak digunakan. Lokasi itu kini membentuk danau dengan kedalaman cukup membahayakan.

Seluruh barang bukti berupa sembilan pompa penghisap dan lima truk yang digunakan untuk mengangkut bahan material tambang saat ini telah dibawa ke kantor Dishub Gowa untuk diamankan. (penulis: Sofyan)

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!