Meninggalnya Bocah 4 Tahun, LIRA Pidanakan Hotel Clarion – Upeks.co.id
KRIMINAL

Meninggalnya Bocah 4 Tahun, LIRA Pidanakan Hotel Clarion

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Kejadian tenggelamnya Aliya Ramadhani bocah berusia 4 tahun tewas tenggelam di kolam renang Sky Pool lantai 6 Grand Clarion Hotel Makassar, Senin 2 Oktober 2017.

“Harus diusut tuntas oleh pihak kepolisian sebab ini sebuah kelalaian dan ada unsur pidananya dari rekam vidoe amatir sangat jelas tidak adanya lifeguar atau pengawas di Kolam renang ini bukan hal yang sepeleh tetapi kejadian ini pihak Hotel harus bertanggung jawab dan kepokisian harus menutup sementara waktu area kolam renang untuk lakukan investigasi penyelidikan, dan menghindari hal serupa terjadi lagi,” tulis Ryan Latief, Gubernur LIRA Sulsel, Selasa (3/10/17).

Kata Ryan Latief, dalam Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana(“KUHP”) diatur mengenai perbuatan yang mengakibatkan orang mati karena salahnya:

“Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun,” kata Ryan.

Menurut Ryan, Hotel sekelas Clarion tidak adanya dokter dan klinik untuk intervensi medik pertama. Ini merupakan kesalahan fatal SOP standar Bintang 5.

Untuk diketahui, pada hari Senin tanggal 02 Oktober 2017, sekitar pukul 09.50 Wita, di kolam renang sky Garden and Pool lantai 6 Hotel Clarion Jalan A. Petarani Makassar, telah tenggelam seorang anak yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Adapun identitas korban, yaitu :
Nama : Pr. Aliya Ramadhani
Umur : 4 tahun
Alamat : jl. Tinumbu lr. 142 No. 69 (Penghuni hotel clarion kamar 6678 an. Munawi.)

Kronologis kejadian: Berawal pada saat keluarga korban chek in di Sky Pool (kolam renang), kemudian korban bersama pamannya masing-masing turun ke kolam renang, korban turun ke kolam Yakusi (kolam renang Baby) sedangkan pamannya turun di kolam dewasa sementara keluarga lainnya berada di meja pinggir kolam.

Tak lama kemudian, Paman korban naik dari kolam dan melihat ke arah kolam renang baby, namun tidak melihat korban, kemudian Paman korban bersama keluarga mencari korban dan tak lama kemudian paman korban melihat korban sudah terapung di kolam dewasa.

Selanjutnya Paman korban langsung mengangkat korban dari kolam, kemudian oleh petugas Sky Pool diberikan pertolongan dengan cara memberikan nafas buatan, namun korban sudah tidak sadarkan diri. Selanjutnya korban dibawa ke RS. Faisal, namun setibanya di Rs. Faisal, pihak Medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

Pukul 16.30 telah melayat Bapak KOMJEN POL Drs. BUDI WASESO kepala BNN RI bersama kepala BNN Sulsel, dan rombongan mendatangi rumah duka jalan Tinumbu lr 142 No.69 Makassar, rumah milik Lk.H.SALAMANG, sebagai rasa simpati karena beliau juga menginap di hotel Clarion. (*)

BERITA POPULER

To Top