5.000 Diobral di Bazar REI – Upeks.co.id
UTAMA

5.000 Diobral di Bazar REI

Target Transaksi Rp150 M

MAKASSAR,UPEKS– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sulsel bekerjasama Harian Fajar mengelenggarakan Bazar Properti. Dalam event yang dilaksanakan di Trans Studio Mall (TSM), 4-8 Oktober 2017 ini, penyelenggara menargetkan transaksi sebesar Rp150 miliar. Dengan melibatkan sebanyak 40 developer (Pengembang).

Ketua DPD REI Sulsel, Arief Mone mengatakan, Bazar Properti ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan. Momen ini juga merupakan langkah awal yang tepat untuk memiliki rumah. Pasalnya, tahun depan secara otomatin harga rumah akan naik.

“Kita terget penjualan 5.000 unit. Masing-masing 1.000 unit untuk PNS, pekerja dan masyarakat umum (MBR). Sedangkan untuk komersil kita siapkan 2.000 unit,” katanya, Rabu (4/10/17).

Arief juga mengungkapkan, target penjualan Bazar Properti tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, yang hanya 3.000 unit. Ia mengaku, kenaikan target tersebut dilakukan lantaran perekonomian masyarakat Sulsel mulai bergairah. Apalagi, kebutuhan masyarakat akan perumahan juga semakin meningkat.

“Tahun lalu sektor properti memang mengalami turbulensi yang begitu hebat. Tahun tahun inik kita optimis target ini bisa tercapai. Seiring dengan membaiknya perekonomian masyarakat kita,” ungkapnya.

Direktur Harian Fajar, Faisal Syam menuturkan, Bazar Properti ini bukan hanya sekadar pameran. Namun, kegiatan tersebut adalah kerja ibadah. Bazar Properti ini juga, lanjut dia, melibatkan stakeholder Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

“Kita tidak sedang berpameran, tetapi beribada. Teman-teman REI membangun perumahan untuk masyarakat, apalagi harganya cukup murah-murah,” tuturnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Pemprov Sulsel, Muh. Firda mengatakan, saat ini daya beli masyarakat Sulsel mulai membaik, seiring dengan membaiknya perekonoian Sulsel.

“Kita terbaik secara nasional dibidang properti, urutan kedua terbaik menyediakan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini terlihat dari perekonomian kita yang tumbuh di atas rata-rata, bahkan di atas nasional,” katanya.(edo/rif)

BERITA POPULER

To Top