Beli Emas di Antam Dikenakan PPh – UPEKS
KEUANGAN

Beli Emas di Antam Dikenakan PPh

 

MAKASSAR, UPEKS–Setiap pembelian logam mulia seluruh Cabang di PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Pengenaan tersebut berlaku efektif 2 Oktober 2017.

Makassar Representative Head PT AntamLogam Mulia Makassar, Zet Logen mengatakan, penerapan PPh 22 tersebut merujuk kepada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 34/PMK.03/2017. Isinya tentang Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 sehubungan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan kegiatan di bidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain. “Aturannya mulai Maret tahun ini,” kata Zet kepada Upeks, Kamis (5/10/17).

Zet bilang, sebenarnya pengenaan ini dilakukan sudah sejak lama. Hanya saja, sebelumnya ditalangi oleh PT Antam sehingga harga pembelian itu telah termasuk PPh.”Nah, sejak 2 Oktober kemarin itu dipisah. Pembeli yang membayar sendiri PPhnya,” akunya.

Sehingga, lanjut Zet, pada dasarnya harga sebelum dan sesudah pengumuman pengenaan Pph ini sama saja. Dia mengaku, hal ini perlu diluruskan sebab sebagian konsumen menganggap pengenaan PPh ini adalah penambahan biaya. “Bedanya hanya sekarang mereka (pembeli) bayar sendiri PPh, itu saja,” ujarnya.

Adapun, besaran pengenaan yang diterapkan dibedakan bagi yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dikenakan pajak 0,45%, sementara yang tidak dipungut pajak 0,9%. Pengumuman tersebut telah terpampang di cabang Antam Logam Mulia. Adapun penerbitan bukti potong PPh 22 akan diterbitkan 30 hari kerja setelah transaksi.

Direktur Keuangan Antam Dimas Wikan Pramudhito membenarkan pengumuman tersebut. Menurutnya kebijakan tersebut dalam rangka membantu pemerintah dalam mengumpulkan pajak.”Pada prinsipnya hal tersebut adalah himbauan kepada seluruh buyer emas dalam rangka memberikan kontribusi kepada negara via pembayaran pajak atas pembelian emas di Logam Mulia,” tuturnya.

Namun Dimas menekankan, bahwa sebenarnya pengenaan PPh 22 itu sudah dilakukan sejak dulu. Akan tetapi banyak pihak yang menanyakan terkait hal tersebut, sehingga Antam pun melakukan pengumuman. “Disampaikan via pemberitahuan karena suka ada yang tanya-tanya dan dijelaskan secara verbal terus-terusan rasanya kurang pas. Makanya kita announce seperti itu,” tandasnya. (hry/mah)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!