ANEKA

Konsep dan Sistem Perencanaan Pembangunan Desa Harus Terarah

# Bimtek Teknis Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa
BALI, UPEKS.co.id – Konsep dan Sistem Perencanaan Pembangunan desa harus jelas, karena perencanaan pembangunan desa adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan desa bersama masyarakat, tanpa perencanaan, program pembangunan desa, menjadi daftar kegiatan arah tujuan.

Demikian diungkapkan, pihak Kementerian Dalam Negeri, Sri Hayati, S.Sos, MA, M.Si pada Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa, di Hotel Siesta Bali, Kamis (26/10/17).

Dijelaskannya, dalam melakukan perencanaan pembangunan desa, telah dibuat landasan hukum, yakni UU.No.6 Tahun 2014 Tentang Desa Pasal 79-80, turunannya PP No.43 Tahun 2014 Pasal 114-120, turunannya Permendagri No.114/2014 tentang PPD, kemudian mengasilkan RPJM Des dan RKP Desa.

Pada sesi pertama tersebut, Sri memaparkan, Rencana RPJMDesa, RKPDesa dihadapan 63 aparat dan kepala desa asal Bulukumba yang digelar Harian Ujungpandang Ekspres bekerjasama Kemendagri, dan BPKP, dan DPMD Bulukumba.

Bimtek ini digelar selama 4 hari, 25- 28 Oktober 2017, hari pertama, 26 Oktober 2017 pamahaman Materi dari Kemendagri dan BPKP, terkait Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa dan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDesa), Kebijakan Pengelolaan Keuangan dan Asset Desa berdasarkan UU No.6 Tahun 2014 dan Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa (Aplikasi Siskeudes).

Kepala Desa Barombong, Bulukumba, Mahfud mengatakan Bimtek ini sangat baik digelar, tujuannya, menambah pemahaman bagi aparat desa dan kepala desa kemudian dapat diaplikasikan didesa masing- masing. (penulis: sufri).

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!