RSUD H.Andi Sulthan Daeng Radja Tingkatkan Utilitas Layanan ICU Rumah Sakit – UPEKS
SULAWESI SELATAN

RSUD H.Andi Sulthan Daeng Radja Tingkatkan Utilitas Layanan ICU Rumah Sakit

BULUKUMBA, UPEKS.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H.Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba terus berinovasi dalam memberikan layanan yang bermutu dan berkualitas pada pasien, salah satunya adalah meningkatkan utilitas pelayanan perawatan Intensif Care Unit (ICU) rumah sakit.
Intensif Care Unit merupakan salah satu pelayanan rawat inap di rumah sakit yang memberikan perawatan khusus pada pasien yang memerlukan perawatan intensif.
Pelaksana tugas (plt) direktur RSUD H.Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, dr.H.Abdur Rajab H,MM, mengatakan pelayanan ICU rumah sakit merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan taraf pelayanan kepada masyarakat seiring dengan tuntutan pasien untuk mendapatkan layanan jasa medis yang memadai
Selain itu, ia menjelaskan bahwa perawatan ICU memberikan perawatan khusus bagi pasien yang membutuhkan perawatan intensif.
“Pasien yang mengalami serangan penyakit akut seperti gangguan penurunan kesadaran dan pernafasan sudah di siapkan peralatan khusus dengan tenaga medis yang berpengalaman, bahkan bagi penderita jantung juga sudah di siapkan fasilitas medis untuk penanganan pertama,” ujar dr.Rajab, Rabu (6/12/17).
Ditemui terpisah, kepala ruangan ICU Hj.Nuraeni, S.Kep, Ns, menjelaskan lebih jauh tentang layanan apa saja yang disediakan.
Dikatakannya, bahwa perawatan ICU merupakan perawatan rawat inap intensif yang beroperasi selama 24 jam dan memberikan perawatan total care (semua kebutuhan pasien dipenuhi oleh petugas).
Terkait dengan ketenagaan Hj.Eni menegaskan bahwa semua perawat yang ada di ICU adalah tenaga terlatih
“Tidak semua perawat bisa ditempatkan di ICU, tentunya hanya mereka yang berpengalaman dan telah mengikuti pendidikan dan pelatihan sebagai perawat khusus selama 3 bulan di rumah sakit Wahidin Makassar dan Alhamdulillah selama ini sudah sangat banyak kasus pasien kritis yang dapat tertangani jika kondisi nya masih bisa diperbaiki,” jelasnya.
Selain ketersediaan perawat, lanjut dr.Radjab, perawatan ICU juga di dukung dengan adanya dokter spesialis anastesi yang setiap saat mengontrol kondisi pasien.
“Tentunya tidak terlepas dari fasilitas dan peralatan yang dimiliki seperti ketersediaan 8 bed tempat tidur, ventilator (alat bantu pernafasan), emergency set, defibrilator shock, resuscitation (alat resusitasi), ECG (alat rekam jantung), dan portable and central patient monitor (alat monitor tanda vital pasien),” terangnya. (penulis: sufri)
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!