Kejati Segara Bentuk Tim Usut Proyek Jalan di Enrekang – UPEKS
RAGAM

Kejati Segara Bentuk Tim Usut Proyek Jalan di Enrekang

MAKASSAR, UPEKS.co.id–Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, segera bentuk tim untuk mengusut proyek peningkatan ruas jalan, Malauwe Surakan, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang.

Proyek yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sulsel, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 itu, diketahui dikerjakan oleh PT Sabar Jaya Pratama dan CV Aresmah Consultan, selaku konsultan pengawas.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Salahuddin, mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti dugaan permasalahan proyek tesebut.

“Kita tindaklanjuti secepatnya. Informasinya akan kita serahkan secepatnya ke pempinan, untuk ditindalanjuti. Setelah itu akan membentuk tim,” kata Salahuddin, Jumat (12/1/18).

Nanti setelah pimpinan mempelajari adanya laporan tersebut, tentu akan ada petunjuk. Apakah kasus itu ditindaklanjuti atau tidak. Pastinya menurut dia, kalau ada laporan atau informasi seperti itu, pasti akan ditindaklanjuti, tapi tidak ditahu kapan pastinya.

Salahuddin menuturkan, dalam laporan tersebut menyebutkan bila dalam pengerjaan proyek tersebut, diduga ada indikasi ketidaksesuaian spesifikasi secara tekhnis.

Seperti pekerjaan timbunannya memakai LPB tanah gunung, yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Karena jika basah permukaan jalan akan sangat licin dan mudah amblas.

Perkerjaan itu juga, kata Salahuddin, seperti dalam laporan masyarakat. Pengerjaan talud dan drainasenya hanya dikerjakan secara manual, tanpa menggunakan alat atau mesin khusus dan sesuai standar proyek.

Dimana pemasangan talud yang dipasang diatas timbunan, tidak digali hingga ke dasar tanah. Hingga bisa mengakibatkan beberapa titik pengerjaan taludnya jadi tergantung karena dasar timbunannya amblas.

Bahkan ada pemasangan batu yang sudah pecah dan hancur. Lantaran diduga kekurangan semen dan dikerja secara asal-asalan.

“Itu isi laporannya yang kami terima. Untuk memastikan benar tidaknya hal tersebut, tentu harus dilakukan pengecekan dilapangan terlebih dahulu,” tuturnya.(Penulis:Jaya)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!