Pengajuan Dana Bergulir Kini Bisa Lewat Jamkrida – UPEKS
KEUANGAN

Pengajuan Dana Bergulir Kini Bisa Lewat Jamkrida

MAKASSAR, UPEKS.co.id–PT Jamkrida Sulsel memperkenalkan penjaminan dana bergulir yang bersumber dari LPDB (Lembaga Penyalur Dana Bergulir) kepada sejumlah BPR di Sulsel.

Sosialisasi tersebut dihadiri sejumlah Dirut BPR diantaranya Dirut BPR Sulawesi Mandiri, Dirut PD BPR Citra Mas Pangkep, Dirut PT BPR Pesisir Tanadoang Selayar dan Dirut BPR kota Makassar di Cafe Pelangi Makassar, Rabu (31/1/18).

Langkah ini sebagai tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama antara LPDB dan 14 Jamkrida di tanah air pekan lalu di Bandung yang dihadiri oleh Dirut LPDB Braman Setyo.

Direktur Utama PT Jamkrida Sulsel, Mulyan Pulubuhu mengemukakan, dengan kerja sama ini akan semakin memudahkan penyaluran dana bergulir yang disalurkan oleh LPDB ke BPR, Koperasi dan UKM.

“Pengajuan dana bergulir kini bisa lewat Jamkrida. Karena analisis risiko lewat Jamkrida,” jelas Mulyan.

Mulyan bilang, Jamkrida tidak hanya memberikan penjaminan dana bergulir kepada BPR dan Koperasi dari LPDB, tapi juga bisa menjamin penyaluran selanjutnya dari BPR dan Koperasi ke masing-masing nasabah mereka.

Sejauh ini Jamkrida telah bekerja sama dengan Bank Sulselbar. Untuk BPR sudah bermitra dengan BPR Sulawesi Mandiri, BPR Citra mas Pangkep dan BPR kota Makassar.

Mulyan menargetkan tahun ini secara keseluruhan BPR mitra Jamkrida bisa mencapai 6 BPR. BPR Capra Mulia Abadi dari Toraja, BPR Harapan Sejahtera dari Malili dan BPR Pesisir Tanahdoang (Perusda) dari Kepulauan Selayar tengah dijajaki untuk menjadi memperluas penjaminan kredit.

“BPR tersebut berklasifikasi sehat. Jadi kami menargetkannya menjadi mitra kami tahun ini,” akunya.

Qur’ani Masiga, Dirut PD BPR Citra Mas Pangkep, mengaku telah mengelola dana bergulir dari LPDB sejak 2015 sebesar Rp2 miliar yang berlanjut hingga saat ini. Lewat kerja sama dengan Jamkrida yang telah berjalan, ia optimis plafon dana bergulir yang diterima selanjutnya bisa mencapai Rp20 miliar.

“Kami optimis plafon akan naik tajam. Bisa sampai 20 miliar tahun ini. Karena kendala kami selama ini adalah penjaminan yang tidak ada,” pungkasnya. (Hery).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!